Komisaris JECX, DR. Admar Anwar, membeli 30.000 saham senilai Rp39 juta pada 2 Oktober 2026, menambah kepemilikannya jadi 12,7 juta lembar tanpa mengubah hak suara 0,39 persen.
13 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Dewan Komisaris PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), DR. Admar Anwar, melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia membeli 30.000 saham biasa JECX pada 2 Oktober 2026 dengan harga Rp1.300 per saham, atau senilai sekitar Rp39 juta. Transaksi tercatat sebagai pembelian langsung dengan tujuan investasi, dan laporan ini disampaikan ke OJK pada 13 Oktober 2026.
Dengan transaksi tersebut, kepemilikan Admar Anwar di JECX bertambah dari 12.670.000 lembar saham menjadi 12.700.000 lembar saham. Hak suaranya di perusahaan tidak berubah, tetap di angka 0,39 persen, karena porsi tambahan saham itu terlalu kecil untuk menggeser proporsi kepemilikannya terhadap total saham beredar JECX.
Laporan ini menyusul dua laporan kepemilikan saham JECX lainnya dalam sepekan terakhir, yaitu pembelian 10.000 saham oleh direksi Johan Hutauruk pada 12 Oktober dan penambahan 449.300 saham oleh pemegang saham Sarana Meditama Metropolitan pada 7 Oktober, yang membuat hak suaranya naik ke sekitar 34 persen.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal JECX? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.