JECX: Komisaris Beli Lagi 40.000 Saham, Total Dua Pekan 70.000
Komisaris JECX, Dr. Admar Anwar, membeli 40.000 saham tambahan pada 1 Oktober 2026, melengkapi pembelian sebelumnya hingga total 70.000 saham dalam dua pekan.
13 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Komisaris PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX), Dr. Admar Anwar, melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia membeli 40.000 saham biasa JECX secara tidak langsung pada 1 Oktober 2026 dengan harga Rp1.320 per saham. Tujuan transaksi yang tercatat dalam laporan adalah investasi. Setelah pembelian ini, jumlah saham yang dipegangnya naik dari 12.630.000 lembar menjadi 12.670.000 lembar, sementara hak suaranya di perusahaan tetap di angka 0,39 persen.
Laporan ini adalah laporan kedua dari Admar Anwar dalam waktu berdekatan. Sebelumnya saham yang dimilikinya naik dari 12.600.000 menjadi 12.630.000 lembar lewat pembelian 30.000 saham yang juga dilaporkan pada tanggal yang sama. Dengan dua transaksi tersebut, total saham yang dibelinya mencapai 70.000 lembar dalam waktu singkat, mengangkat kepemilikannya dari 12,6 juta menjadi 12,67 juta lembar saham JECX, meski porsinya tetap kecil dibandingkan total saham beredar perusahaan.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal JECX? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.