Pemegang saham mayoritas PT Ketrosden Triasmitra Tbk (KETR), Fajar Sejahtera Mandiri Nusantara, melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa kepemilikan sahamnya di KETR berkurang dari 1.557.864.674 lembar menjadi 1.509.563.417 lembar per 17 September 2026. Selisihnya sebanyak 48.301.257 lembar saham yang dilepas melalui kepemilikan tidak langsung.

Transaksi ini tercatat berjenis Repurchase Agreement, yaitu perjanjian jual beli saham dengan janji beli kembali, berstatus penjualan pada harga Rp200 per saham. Dengan demikian nilai transaksinya sekitar Rp9,66 miliar. Dalam laporan yang diterima bursa pada 21 September 2026 dengan nomor LK/21092026/0004/1 itu, tujuan transaksi disebutkan untuk kebutuhan modal kerja.

Akibat pelepasan ini, hak suara Fajar Sejahtera Mandiri Nusantara di KETR turun dari 54,83 persen menjadi 53,13 persen. Meski berkurang, kepemilikan tersebut masih di atas 50 persen, sehingga statusnya sebagai pemegang saham pengendali KETR belum berubah. Laporan tidak mencantumkan batas akhir periode pelaksanaan perjanjian repo tersebut.