Komisi XI DPR RI bersiap menggelar uji kepatutan dan kelayakan terhadap Destry Damayanti begitu masa reses berakhir. Destry diajukan Presiden Prabowo Subianto sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia definitif, posisi yang kini ia jabat sementara sebagai Penjabat Sementara Gubernur BI. Proses ini penting karena akan menentukan kepastian pucuk pimpinan bank sentral menjelang penyusunan kebijakan moneter tahun depan.
Surat Presiden terkait pencalonan itu diserahkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi kepada Ketua DPR RI Puan Maharani dan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad pada Senin. Bersamaan dengan pengajuan nama Destry, Presiden juga mengusulkan calon pengganti Deputi Senior BI serta satu kursi Deputi Gubernur BI yang saat ini lowong. Pemerintah menyatakan sepenuhnya menyerahkan proses selanjutnya kepada DPR sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.
Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan pihaknya siap menjadwalkan uji kelayakan tersebut begitu masa sidang kembali dibuka, dengan jadwal pasti yang masih akan dikoordinasikan bersama pimpinan komisi. Komisi XI dijadwalkan aktif kembali pada 14 Agustus 2026, bertepatan dengan pidato kenegaraan Presiden terkait RAPBN 2027 beserta Nota Keuangannya. Hanif menilai Destry sebagai figur yang telah dikenal luas publik dan berpengalaman di bidang moneter serta seluk-beluk kelembagaan BI.