MBMA Siapkan Buyback Rp1,38 Triliun di Tengah Pasar Bergejolak
MBMA berencana membeli kembali maksimal 1,465 miliar saham senilai Rp1,38 triliun pada 17 September-16 Desember 2026, memanfaatkan aturan OJK untuk kondisi pasar bergejolak.
16 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengumumkan rencana pembelian kembali sahamnya sendiri sebanyak-banyaknya 1.465.000.000 lembar saham dengan alokasi dana maksimum Rp1,38 triliun, termasuk biaya perantara pedagang efek dan biaya lainnya. Pembelian kembali ini merujuk pada Peraturan OJK No. 13/2023 dan No. 29/2023 tentang kebijakan menjaga stabilitas pasar modal, serta Surat OJK No. S-112/D.04/2026 tanggal 9 September 2026 yang mengizinkan emiten melakukan buyback dalam kondisi pasar yang berfluktuasi signifikan. Perseroan akan melaksanakan pembelian ini secara bertahap mulai 17 September hingga paling lambat 16 Desember 2026, atau berhenti lebih awal jika jumlah saham atau dana yang dialokasikan sudah habis terpakai.
Pembelian akan dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia dengan menunjuk satu perusahaan efek sebagai pelaksana, pada harga yang dianggap wajar oleh perseroan sesuai ketentuan OJK. Selama periode buyback berlangsung, komisaris, direktur, pegawai, pemegang saham utama, dan pihak lain yang berpotensi memiliki akses informasi orang dalam dilarang bertransaksi atas saham MBMA, termasuk pada hari yang sama dengan penjualan saham hasil buyback oleh perseroan.
Manajemen memperkirakan aksi ini tidak akan menurunkan pendapatan maupun menambah beban pembiayaan perseroan. Dalam proyeksi proforma, laba periode berjalan yang diatribusikan ke pemilik entitas induk tetap di angka US$29,95 juta, sementara rata-rata tertimbang jumlah saham beredar turun dari 107.995.419.900 lembar menjadi 106.530.419.900 lembar, persis sebesar jumlah maksimal saham yang akan dibeli kembali. Dengan susutnya jumlah saham itu, laba per saham dasar diperkirakan tetap di level US$0,00028.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal MBMA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.