PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) menyampaikan informasi tambahan dan perbaikan atas dokumen penawaran umum Obligasi Berkelanjutan V Tahap IV Tahun 2026, yang sebelumnya dipublikasikan pada 2 Oktober 2026. Dalam tahap ini, perseroan menerbitkan obligasi dengan jumlah pokok Rp4.119.180.000.000, bagian dari program obligasi berkelanjutan bertarget total Rp15 triliun yang sejauh ini sudah terserap Rp6.100.520.000.000 pada tahap-tahap sebelumnya. Obligasi tahap IV ini terbagi dua seri, yaitu Seri A senilai Rp1.806.015.000.000 dengan bunga tetap 8,25 persen per tahun dan jangka waktu 367 hari kalender sejak tanggal emisi, serta Seri B senilai Rp2.313.165.000.000 dengan bunga tetap 10,00 persen per tahun dan tenor tiga tahun. Bunga dibayarkan setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama pada 20 Januari 2027, dan pelunasan penuh sekaligus bunga terakhir pada 27 Oktober 2027 untuk Seri A serta 20 Oktober 2029 untuk Seri B.
Lembaga pemeringkat Pefindo memberi peringkat idA+ untuk obligasi ini. Masa penawaran berlangsung 16 Oktober 2026, tanggal penjatahan 19 Oktober 2026, pengembalian uang pemesanan dan distribusi elektronik obligasi pada 20 Oktober 2026, serta pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 21 Oktober 2026. Penjamin pelaksana emisi terdiri dari PT Indo Premier Sekuritas, PT Sucor Sekuritas, PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk, dan PT BCA Sekuritas, dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai wali amanat yang mewakili kepentingan pemegang obligasi.
Seluruh dana hasil penawaran, setelah dikurangi biaya emisi, dipakai untuk dua keperluan. Sebesar US$195 juta, setara Rp3.486 miliar menggunakan kurs tengah Bank Indonesia per 1 Oktober 2026 sebesar Rp17.877 per dolar AS, digunakan untuk melunasi seluruh pokok utang dalam Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir yang diteken 13 Juni 2025 dan jatuh tempo 27 Oktober 2026. Kreditur fasilitas ini antara lain Crédit Agricole Corporate and Investment Bank cabang Singapura, Oversea-Chinese Banking Corporation, PT Bank KEB Hana Indonesia, PT Bank Mizuho Indonesia, PT Bank OCBC NISP Tbk, PT Bank UOB Indonesia, dan The Korea Development Bank cabang Singapura, dengan PT Bank UOB Indonesia bertindak sebagai agen. Sisa dana sebesar Rp614,9 miliar digunakan untuk mendanai sebagian pelunasan pokok Obligasi Berkelanjutan IV Tahap IV Tahun 2023 Seri B yang jatuh tempo 15 Desember 2026. Perseroan juga terikat menjaga rasio utang neto konsolidasian terhadap EBITDA konsolidasian tidak lebih dari 5 banding 1 selama obligasi ini belum lunas.
