Menperin Minta Gula Impor Tak Bocor ke Pasar Konsumen
Menperin Sarmuji minta AGRI memastikan gula rafinasi untuk industri tidak merembes jadi gula konsumsi, demi melindungi petani tebu dan konsumen.
27 Oktober 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Menteri Perindustrian Sarmuji meminta importir dan produsen gula rafinasi yang tergabung dalam Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) untuk memastikan produknya tidak merembes ke pasar sebagai gula konsumsi biasa. Ia menyebut kebocoran semacam itu berisiko bagi kesehatan masyarakat sekaligus merugikan petani tebu dan negara, karena gula yang seharusnya jadi bahan baku industri malah bersaing dengan gula produksi dalam negeri.
Sarmuji menjelaskan gula rafinasi dibutuhkan industri makanan, minuman, dan farmasi, sehingga impor masih diperlukan untuk memenuhi pasokannya. Ia mengungkapkan serapan gula rafinasi oleh industri saat ini baru sekitar 60 persen dari ketersediaan yang ada. Sementara itu, kebutuhan gula konsumsi masyarakat disebutnya sudah tercukupi dari hasil panen petani tebu nasional, sehingga pencampuran dua jenis gula ini yang ingin dihindari pemerintah.
Angka BPSNilai impor
23,1 miliar US$Agustus 2026
Nilai barang yang dibeli Indonesia dari luar negeri. Turun 3,03 miliar US$ dibanding Juli 2026. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (22.376,6).
Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Impor. Diolah The Signal.
Ketua Umum AGRI, Supriadi, merespons dengan menyatakan komitmen asosiasinya untuk mendistribusikan gula rafinasi sesuai Peraturan Menteri Perdagangan, yang mengatur agar jumlah impor dan produksi rafinasi sejalan dengan kebutuhan industri. Ia menambahkan pihaknya juga berkoordinasi dengan Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) soal alokasi gula rafinasi, karena pasokannya memang diperuntukkan khusus bagi industri makanan, minuman, dan farmasi.
gula rafinasiimpor gulapetani tebuKemenperin
Foto dari tvOneNews, dipakai sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Artikel ini rangkuman editorial The Signal dari liputan tvOneNews, bukan salinan langsung. Untuk versi lengkap dan mutakhir, baca artikel aslinya.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.