Data penjualan mobil nasional dari GAIKINDO untuk September 2026 menunjukkan mobil listrik mulai menembus papan atas model terlaris di Indonesia. Daihatsu Gran Max tetap jadi mobil paling banyak terjual dengan 5.763 unit, tetapi BYD Atto 1 menempel ketat di posisi mobil penumpang terlaris kedua secara keseluruhan dengan 4.840 unit, sekaligus menjadi mobil listrik berbasis baterai terlaris bulan itu. Penjualan Atto 1 bahkan melampaui Toyota Avanza yang mencatatkan 3.872 unit.

Capaian Gran Max ditopang oleh dua varian niaga, yakni pikap dengan 4.145 unit dan minibus serta blind van dengan 1.618 unit. Di posisi ketiga, truk Mitsubishi Fuso Canter terjual 4.471 unit, memperlihatkan bahwa kendaraan niaga masih menyumbang volume besar di pasar otomotif nasional, bukan hanya mobil penumpang.

Selain BYD Atto 1, dua model listrik lain juga masuk daftar 20 besar. Jaecoo J5 EV terjual 3.276 unit di posisi kelima, sementara Geely EX2 mencatatkan 1.890 unit di posisi ke-15. Ketiganya berasal dari merek asal China, menandakan pemain baru ini mulai mengambil porsi nyata di pasar mobil massal, bukan sekadar segmen niche.

Di jajaran mobil bermesin konvensional, Toyota Calya mencatatkan 2.966 unit, Suzuki Carry pikap 2.881 unit, dan Toyota Kijang Innova Zenix 2.782 unit dari gabungan varian hybrid dan bensin. Toyota Veloz Hybrid masuk 10 besar dengan 2.552 unit, diikuti Honda Brio 2.097 unit dan Toyota Rush 2.083 unit. Toyota menjadi merek dengan model terbanyak di daftar 20 besar, yaitu delapan model meliputi Avanza, Calya, Kijang Innova Zenix, Hilux, Veloz, Rush, Agya, dan Kijang Innova diesel, sementara Daihatsu menyumbang tiga model lewat Gran Max, Sigra, dan Terios. Kendaraan niaga diesel seperti Hino Dutro dan Isuzu Traga juga tetap bertahan di daftar.