Mensesneg: RI Berpeluang Besar Tarik Investor lewat PFII
Mensesneg Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pembentukan PFII di Jakarta dan Bali, menyusul rencana Presiden Prabowo Subianto dan minat investor Asia yang melebihi undangan.
15 Agustus 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan alasan pemerintah bergegas membentuk Pusat Finansial dan Investasi Internasional atau PFII. Menurutnya, Indonesia dinilai investor global sebagai negara dengan ruang pertumbuhan yang masih luas dan sudah memenuhi sejumlah syarat kunci untuk menarik investasi dari berbagai negara.
Prasetyo mengatakan pemerintah sedang menyiapkan berbagai perangkat pendukung agar peluang investasi yang terbuka itu bisa segera dimanfaatkan. PFII rencananya dibangun bertahap di dua lokasi, dimulai dari Jakarta sebelum konsepnya diperluas ke Bali.
Rencana ini pertama kali disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan Pengantar RUU APBN Tahun Anggaran 2027 di Gedung MPR RI, Jumat (14/8/2026). Presiden Prabowo Subianto menyebut kawasan ini akan diarahkan menjadi wajah baru pusat keuangan Indonesia, dengan fokus pada investasi, teknologi finansial, arbitrase, dan penyelesaian sengketa komersial mengacu standar internasional. Ia juga membuka peluang PFII dikembangkan di daerah lain yang punya daya tarik tinggi bagi investor asing.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyampaikan respons investor dan pengelola kekayaan keluarga besar di Asia terhadap rencana PFII cukup positif. Penilaian itu didasarkan pada pertemuan di Nusa Dua, Bali, tempat pemerintah mengundang 70 pihak dari kawasan Asia namun jumlah yang hadir justru mencapai 110 pihak.
PFIIInvestasi AsingMensesnegBali
Foto dari tvOneNews, dipakai sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Artikel ini rangkuman editorial The Signal dari liputan tvOneNews, bukan salinan langsung. Untuk versi lengkap dan mutakhir, baca artikel aslinya.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.