Pemerintah dan Badan Anggaran DPR RI menyepakati kenaikan belanja negara dalam APBN 2027 menjadi Rp4.106,26 triliun, bertambah Rp9,07 triliun dari kesepakatan sebelumnya sebesar Rp4.097,19 triliun. Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menyebut tambahan itu untuk menopang program kerja prioritas nasional. Meski belanja membengkak, target defisit anggaran tidak berubah dari 2,4 persen terhadap Produk Domestik Bruto.

Dari sisi rincian, belanja pemerintah pusat ditetapkan Rp3.371,26 triliun, sementara dana transfer ke daerah dipatok Rp735 triliun. Kedua pos ini menjadi tumpuan utama program prioritas yang disebut Said sebagai alasan di balik kenaikan pagu belanja.

Angka BPSPertumbuhan ekonomi
5,29%Triwulan II 2026

Pertumbuhan PDB dibanding triwulan yang sama tahun lalu. Turun 0,32 poin dibanding Triwulan I 2026.

Triwulan I 2024: 5,11%Triwulan II 2024: 5,05%Triwulan III 2024: 4,95%Triwulan IV 2024: 5,02%Triwulan I 2025: 4,87%Triwulan II 2025: 5,12%Triwulan III 2025: 5,04%Triwulan IV 2025: 5,39%Triwulan I 2026: 5,61%Triwulan II 2026: 5,29%TwITwIITwIIITwIVTwITwIITwIIITwIVTwITwII2024202520265,614,87Triwulan I 2024: 5,11%Triwulan II 2024: 5,05%Triwulan III 2024: 4,95%Triwulan IV 2024: 5,02%Triwulan I 2025: 4,87%Triwulan II 2025: 5,12%Triwulan III 2025: 5,04%Triwulan IV 2025: 5,39%Triwulan I 2026: 5,61%Triwulan II 2026: 5,29%TwITwIIITwITwIIITwITwII2024202520265,614,87

Sumber: Badan Pusat Statistik, [Seri 2010] Laju Pertumbuhan PDB Seri 2010. Diolah The Signal.

Agar defisit tidak melebar, pemerintah dan DPR juga menaikkan target pendapatan negara 2027 menjadi Rp3.435,10 triliun, naik Rp9,07 triliun dari target sebelumnya Rp3.426,03 triliun. Tambahan itu berasal dari penerimaan perpajakan yang naik Rp4 triliun menjadi Rp2.911,95 triliun, serta pendapatan negara bukan pajak yang naik Rp5,07 triliun menjadi Rp522,48 triliun.

Said menegaskan tambahan belanja tersebut tidak dibiayai lewat tambahan utang. Pemerintah dan DPR memilih menaikkan target pendapatan negara untuk mengimbangi kenaikan belanja, sehingga rasio defisit terhadap PDB tetap terjaga di angka yang sama.