RUPSLB NELY menyetujui pemberhentian Direktur Eduard Halomoan setelah dinonaktifkan sementara oleh Dewan Komisaris, sementara susunan direksi dan komisaris lain tidak berubah.
19 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Arahnya ke mana Netral
Laporan ini bersifat netral bagi kinerja emiten karena murni perubahan susunan pengurus tanpa transaksi keuangan apa pun, meski pencopotan seorang direktur yang sebelumnya sempat dinonaktifkan oleh Dewan Komisaris tetap pantas dicermati sebagai indikasi ada persoalan internal yang belum dijelaskan secara terbuka ke publik. Dukungan pemegang saham nyaris bulat, hanya 400 suara menolak dari hampir dua miliar suara yang hadir, menunjukkan pemegang saham mayoritas dan pengurus sepakat dengan keputusan ini. Perubahan semacam ini tidak menyentuh ekuitas, arus kas, beban bunga, jumlah saham beredar, atau laba per saham perusahaan, karena sifatnya administratif di tingkat kepengurusan, bukan transaksi keuangan, sehingga dampaknya ke pos-pos itu biasanya baru terasa lewat keputusan strategis yang diambil pengurus baru di kemudian hari. Yang perlu dipantau selanjutnya adalah penyelesaian akta perubahan anggaran dasar soal penyesuaian bidang usaha yang saat ini masih diproses notaris, serta kinerja susunan direksi dan komisaris baru ini hingga dievaluasi kembali pada RUPST yang dijadwalkan tahun 2027.
Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY) melaporkan perubahan pengurus ke Bursa Efek Indonesia pada 19 Agustus 2026. Berdasarkan surat keterangan notaris Leolin Jayayanti, perubahan ini berasal dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Hotel Yuan Garden, Jakarta Pusat, pukul 14.29 hingga 14.49 WIB. Rapat dihadiri pemegang saham dan/atau kuasanya yang mewakili 1.970.204.197 saham, atau 83,84 persen dari total 2.350.000.000 saham dengan hak suara yang diterbitkan perseroan.
Mata acara pertama RUPSLB menyetujui pemberhentian Eduard Halomoan dari jabatan Direktur. Pemberhentian ini menindaklanjuti Surat Keputusan Dewan Komisaris Nomor 005/SK-DK/VI/2026 tanggal 17 Juni 2026 yang lebih dulu menonaktifkan sementara Eduard Halomoan dari jabatannya. Keputusan pemberhentian ini disetujui hampir bulat, dengan 1.970.203.797 suara setuju atau 99,9999797 persen, hanya 400 suara menolak dan 7.500 suara abstain dari total suara yang hadir.
Dengan keluarnya Eduard Halomoan, susunan Direksi dan Dewan Komisaris NELY yang berlaku sejak penutupan RUPSLB sampai penutupan RUPST tahun 2027 adalah: Cynthia Sunarko sebagai Direktur Utama, Eugene Sunarko dan Tjauw Yani sebagai Direktur, dengan Koh Tji Beng sebagai Komisaris Utama, Alias Bin Jumaat sebagai Komisaris, dan Djoko Soemarjanto sebagai Komisaris Independen. Mata acara kedua rapat juga menyetujui penyesuaian Pasal 3 anggaran dasar tentang maksud, tujuan, dan kegiatan usaha perseroan agar sesuai dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia 2025, dengan kuasa diberikan kepada Direksi untuk mengurus perubahan tersebut ke instansi berwenang.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.