Bursa Efek Indonesia mengumumkan bahwa mulai 30 September 2026, Obligasi Berwawasan Lingkungan I Arkora Hydro Tahun 2023 Seri A dengan kode ARKO01AGN tidak lagi tercatat dan tidak bisa diperdagangkan di bursa. Obligasi ini diterbitkan PT Arkora Hydro Tbk (ARKO) pada 8 Agustus 2023 dengan nilai pokok Rp318,06 miliar, dan jatuh tempo pada 8 Agustus 2026.

Penghentian pencatatan ini merupakan prosedur standar begitu sebuah obligasi mencapai tanggal jatuh temponya, karena sejak itu instrumen tersebut tidak lagi berlaku sebagai efek yang diperjualbelikan di pasar sekunder. Bagi pemegang obligasi, ini menandai bahwa kewajiban perseroan atas seri ini dianggap berakhir sesuai jadwal, dan proses selanjutnya adalah pelunasan pokok beserta kupon terakhir langsung ke pemegang obligasi lewat KSEI.

Obligasi hijau ini sebelumnya juga disinggung dalam laporan pemeringkatan PEFINDO yang mempertahankan rating dan memberi outlook positif atas seri ARKO01AGN. Namun, jatuh temponya bersamaan dengan sejumlah tekanan kas lain yang dihadapi ARKO, termasuk gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang dari pemasok senilai Rp70 juta dan program pembelian kembali saham yang sudah menyerap dana untuk 70 juta lembar saham.