PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) melaporkan kepada Bursa Efek Indonesia rencana penyelenggaraan Public Expose Insidentil. Berbeda dari paparan publik biasa yang sifatnya sukarela, latar belakang acara ini adalah permintaan resmi dari Bursa, dengan nomor referensi surat Peng-SPT-00159/BEI.WAS/08-2026. Acara akan berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, pukul 10.00 WIB hingga selesai, secara daring melalui aplikasi Zoom. Surat pelaporan bernomor 002/DIR-ANHI/IX/2026 ditandatangani Donnie Holman Partogi Manurung selaku Direktur, pada 9 September 2026.

Ada tiga agenda yang akan dibahas manajemen PACK dalam acara tersebut. Pertama, kinerja keuangan dan kondisi bisnis terkini perusahaan. Kedua, rencana bisnis perusahaan ke depan. Ketiga, dan ini yang paling menjadi sorotan, analisis manajemen terkait pergerakan harga saham PACK serta suspensi yang dikenakan bursa terhadap perdagangan sahamnya. Perusahaan menyebut materi paparan akan lebih dulu disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia paling lambat 10 September 2026, sehari sebelum acara berlangsung.

Permintaan Bursa ini muncul tidak lama setelah PACK, pada 7 September 2026, membantah rumor rencana rights issue dan mengungkap bahwa lonjakan laba bersihnya sebesar 1.431,5 persen bersumber dari luar bisnis dagang utamanya. Kini giliran Bursa yang meminta penjelasan langsung dari manajemen soal pergerakan harga saham yang tidak wajar itu sekaligus soal suspensi yang sedang berjalan.