PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) menyampaikan laporan keuangan interim teraudit untuk periode enam bulan yang berakhir 30 Juni 2026. Total aset perusahaan tercatat Rp336,6 miliar, naik 26,6 persen dari Rp265,9 miliar per akhir Desember 2025, sementara total liabilitas naik lebih tajam, 47 persen, dari Rp146,1 miliar menjadi Rp214,8 miliar. Karena perubahan pada kedua pos itu melewati ambang 20 persen, perusahaan mengirim surat penjelasan tertanggal 29 September 2026 kepada OJK dan Bursa Efek Indonesia sesuai Peraturan Nomor I-E.
Di sisi aset, kenaikan didorong oleh kas dan setara kas yang bertambah dari Rp7,4 miliar menjadi Rp17,4 miliar, serta piutang usaha pihak ketiga yang melonjak dari Rp162,2 miliar menjadi Rp223,8 miliar akibat segmen baru Courier Services. Uang muka dan biaya dibayar di muka juga naik dari Rp4,7 miliar menjadi Rp13 miliar karena penyesuaian uang muka lama. Sebaliknya, piutang lain-lain pihak ketiga turun dari Rp19 miliar menjadi Rp10,7 miliar dan kas yang dibatasi penggunaannya turun dari Rp2,9 miliar menjadi Rp1,5 miliar.
Di sisi liabilitas, utang bank jangka pendek melonjak dari Rp72,9 miliar menjadi Rp164,5 miliar karena pinjaman baru, dan utang lain-lain pihak ketiga naik dari Rp4,3 miliar menjadi Rp8,2 miliar. Sebaliknya, utang kepada pihak berelasi turun dari Rp40 miliar menjadi Rp22,4 miliar setelah perusahaan membayar Rp17,6 miliar, dan beban akrual turun dari Rp12,4 miliar menjadi Rp3,9 miliar.
Dari sisi kinerja, pendapatan neto naik dari Rp504,4 miliar pada semester I 2025 menjadi Rp916 miliar pada semester I 2026, dengan laba bersih naik dari Rp135,2 juta menjadi Rp1,81 miliar dan laba per saham naik dari Rp0,04 menjadi Rp0,57. Beban keuangan alias bunga pinjaman naik dari Rp4,3 miliar menjadi Rp8,4 miliar seiring bertambahnya utang bank, sementara rasio lancar turun dari 2,17 kali menjadi 1,33 kali. Auditor KAP Suharli, Sugiharto dan Rekan memberi opini wajar tanpa modifikasian, dengan dua hal audit utama yaitu pengakuan pendapatan serta keterpulihan piutang dan kerugian kredit ekspektasian.
