Pemerintah Tambah SPHP Beras 1 Juta Ton Hadapi Kemarau
Kementerian Pertanian menambah alokasi beras SPHP medium 1 juta ton dan menyetop impor beras pecah 380 ribu ton untuk menjaga pasokan selama kemarau panjang.
8 September 2026Sumber: Siaran pers Kementerian Pertanian
Foto: Kementerian Pertanian
Pemerintah menambah alokasi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) medium sebanyak 1 juta ton untuk mengantisipasi tekanan pasokan akibat musim kemarau yang berlangsung lebih panjang tahun ini. Keputusan itu diambil dalam rapat koordinasi Kementerian Pertanian, Kementerian Koordinator Bidang Pangan, dan sejumlah kementerian/lembaga lain di Jakarta, Senin (7/9/2026). Langkah ini relevan bagi konsumen karena menyangkut ketersediaan dan harga beras, kebutuhan pokok yang paling sensitif terhadap inflasi menjelang akhir tahun.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan produksi dan kebutuhan pangan nasional dalam kondisi aman meski El Nino memperpanjang musim kemarau. Untuk menopang pasokan, pemerintah menyiapkan sejumlah langkah: mendorong beras medium dan premium masuk ke jaringan ritel, menghentikan impor beras pecah atau menir, menggelar operasi pasar dalam skala besar, dan mempercepat penyaluran bantuan pangan.
Angka BPSNilai impor
26,1 miliar US$Juli 2026
Nilai barang yang dibeli Indonesia dari luar negeri. Naik 0,19 miliar US$ dibanding Juni 2026. Tertinggi dalam 31 bulan yang tercatat. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (21.914,1).
Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Impor. Diolah The Signal.
Tambahan 1 juta ton SPHP medium akan disalurkan mulai Oktober hingga Desember 2026 dan berlanjut sampai memasuki musim panen berikutnya. Pemerintah juga menghentikan impor 380 ribu ton beras pecah dari Bulog, dan mengalihkan beras Bulog yang mutunya menurun untuk dijadikan bahan baku industri tepung beras sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan pada impor.
Selain kebijakan beras, pemerintah menyiapkan SPHP jagung sebanyak 150 ribu ton untuk membantu peternak rakyat dan pelaku usaha kecil-menengah menghadapi tekanan pasokan pakan selama kemarau. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyebut penambahan SPHP sebagai respons pemerintah untuk memperkuat pasokan sekaligus menjaga harga beras di pasar.
berasSPHPKementerian Pertaniankemarau
Foto dari Kementerian Pertanian, dipakai sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari siaran pers resmi Kementerian Pertanian. Angka dan ketentuan mengikuti dokumen aslinya; klaim yang belum terverifikasi ditulis sebagai pernyataan lembaga, bukan fakta.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.