Badan Pusat Statistik mencatat sebagian besar moda transportasi umum tumbuh pada Juli 2026 dibanding bulan sebelumnya, dipimpin kenaikan penumpang angkutan laut domestik sebesar 8,21 persen menjadi 3,2 juta orang. Data ini menjadi salah satu indikator mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi domestik, karena mencakup hampir seluruh moda transportasi umum di dalam negeri.
Selain penumpangnya, jumlah barang yang diangkut kapal laut domestik juga naik 6,71 persen menjadi 46,0 juta ton. Di sektor udara, penumpang domestik naik 6,91 persen menjadi 5,0 juta orang dan penumpang internasional naik 6,00 persen menjadi 1,8 juta orang, sementara barang yang diangkut pesawat domestik naik 8,02 persen menjadi 48,5 ribu ton.
Angkutan kereta api turut tumbuh dengan penumpang naik 5,21 persen menjadi 52,1 juta orang dan barang naik 1,46 persen menjadi 6,5 juta ton. Satu-satunya moda yang turun pada Juli adalah angkutan sungai, danau, dan penyeberangan, dengan penumpang turun 6,81 persen menjadi 4,6 juta orang.
Jika dilihat secara kumulatif Januari-Juli 2026, gambarannya berbeda. Penumpang angkutan laut naik 2,50 persen dan barangnya naik 4,72 persen, penumpang kereta naik 7,85 persen, dan penumpang penyeberangan naik 7,16 persen meski sempat turun di Juli. Sebaliknya, angkutan udara domestik justru masih tercatat turun 3,35 persen untuk penumpang, 0,74 persen untuk penumpang internasional, dan 13,22 persen untuk barang dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
