PT Pindo Deli Pulp And Paper Mills (PIDL) menawarkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2026 senilai sebanyak-banyaknya Rp2,5 triliun dan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2026 senilai sebanyak-banyaknya Rp1 triliun. Keduanya merupakan bagian dari program penawaran umum berkelanjutan dengan target total Rp10,5 triliun untuk obligasi dan Rp2 triliun untuk sukuk, setelah tahap pertama masing-masing menghimpun Rp455,965 miliar dan Rp487,455 miliar.
Untuk obligasi, dana sebesar Rp1.016.455.000.000 dijamin penuh (full commitment) dan terbagi dua seri. Seri A senilai Rp918.465.000.000 berbunga tetap 10 persen per tahun dengan tenor 3 tahun, jatuh tempo 28 Oktober 2029. Seri B senilai Rp97.990.000.000 berbunga tetap 10,5 persen per tahun dengan tenor 5 tahun, jatuh tempo 28 Oktober 2031. Sisanya sebanyak-banyaknya Rp1.483.545.000.000 dijamin dengan skema best effort, artinya jika porsi ini tidak laku terjual seluruhnya, perseroan tidak wajib menerbitkan sisa obligasi tersebut.
Pada sukuk mudharabah, dana Rp915.220.000.000 dijamin penuh dengan Seri A senilai Rp818.990.000.000 memakai nisbah bagi hasil 22,85 persen yang setara imbal hasil 10 persen per tahun selama 3 tahun, dan Seri B senilai Rp96.230.000.000 memakai nisbah 23,99 persen setara 10,5 persen per tahun selama 5 tahun. Sisa Rp84.780.000.000 juga dijamin dengan skema best effort.
Masa penawaran berlangsung 23 Oktober 2026, dengan penjatahan pada 26 Oktober, pengembalian uang pemesanan dan distribusi elektronik pada 28 Oktober, serta pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 29 Oktober 2026. Pefindo memberi peringkat idA+ untuk obligasi dan idA+ syariah untuk sukuk, sementara PT Kredit Rating Indonesia memberi irAA- dan irAA- syariah. Wali amanat dalam penerbitan ini adalah PT Bank KB Indonesia Tbk, dengan penjamin pelaksana emisi terdiri dari PT Aldiracita Sekuritas Indonesia, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT KB Valbury Sekuritas, PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia, PT Mandiri Sekuritas, PT Maybank Sekuritas Indonesia, PT Sucor Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk.
