PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) mengumumkan akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dan Independen pada Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 10.00 WIB di kantor pusat Perseroan, Green Sedayu Bizpark Cakung, Jakarta Timur. Pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam rapat ini adalah yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham Perseroan pada Rabu, 30 September 2026, sampai penutupan perdagangan hari itu. Panggilan resmi rapat akan diumumkan melalui situs Bursa Efek Indonesia, KSEI, dan situs Perseroan pada Kamis, 1 Oktober 2026.

Dua agenda utama yang akan dimintakan persetujuan dalam rapat ini adalah pembagian saham bonus dan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu. Saham bonus yang berasal dari agio saham hasil penawaran umum perdana 2025 dibagikan dengan rasio 6 banding 4, artinya setiap pemegang 6 saham lama mendapat 4 saham baru tanpa membayar, dengan sebanyak-banyaknya 514.118.680 saham baru dari total agio Rp13,21 miliar. Selain itu, Perseroan juga meminta izin menerbitkan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu sebanyak-banyaknya 77.117.802 saham, setara 10 persen dari total saham beredar saat ini, dengan harga pelaksanaan minimal 90 persen dari rata-rata harga penutupan 25 hari perdagangan sebelum pencatatan, dan dananya direncanakan untuk modal kerja Perseroan.

Dokumen panggilan ini juga melampirkan riwayat hidup Ferdinand Bennyanto, kelahiran Medan 16 Februari 1967, dengan latar pendidikan administrasi bisnis dari California State University, Fullerton, serta pengalaman panjang di bidang hubungan media untuk forum internasional seperti APEC, G20, dan ASEAN Summit. Nama berkas lampiran menyebutnya sebagai calon direksi, meski Perseroan belum merinci jabatan definitif yang akan diusulkan dalam rapat. Perseroan juga membuka kesempatan bagi pemegang saham yang memiliki sedikitnya 1/20 bagian dari total saham berhak suara untuk mengajukan usul mata acara rapat secara tertulis, paling lambat tujuh hari kalender sebelum panggilan rapat diumumkan.