PT Prima Globalindo Logistik Tbk (PPGL) menerbitkan jadwal resmi pembagian saham bonus setelah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa pada 23 Oktober 2026. Perseroan akan membagikan 514.118.680 lembar saham baru dengan nilai nominal Rp22 per lembar, atau senilai total Rp11.310.610.960, dengan rasio 6 banding 4, artinya setiap pemegang 6 saham lama akan menerima 4 saham bonus baru. Saham bonus ini bukan dividen, melainkan berasal dari kapitalisasi tambahan modal disetor (agio saham) sebesar Rp13.211.661.871 yang merupakan selisih harga jual saham di atas nilai nominal saat penawaran umum perdana PPGL pada 2020. Dengan pembagian ini, jumlah saham beredar perseroan naik dari 771.178.020 lembar menjadi maksimal 1.285.296.700 lembar.

Jadwalnya, periode perdagangan dengan hak atas saham bonus (cum bonus) berakhir pada 2 November 2026 di pasar reguler dan negosiasi, serta 4 November 2026 di pasar tunai. Setelah itu, saham mulai diperdagangkan tanpa hak saham bonus (ex bonus) mulai 3 November 2026 di pasar reguler dan negosiasi, dan 5 November 2026 di pasar tunai. Pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 4 November 2026 pukul 16.00 WIB berhak menerima saham bonus, yang akan didistribusikan ke rekening efek masing-masing pada 25 November 2026. Jika pembagian menghasilkan pecahan saham, perseroan akan membulatkan ke bawah dan tidak menerbitkan saham sisa.

Perseroan menjelaskan bahwa penerimaan saham bonus dari kapitalisasi agio saham ini tidak dikenakan pajak, sepanjang nilai nominal saham yang dimiliki pemegang saham setelah pembagian tidak melebihi jumlah setoran modalnya. Jika melebihi, pemegang saham bersangkutan wajib menghitung dan menyetor sendiri pajaknya. Berdasarkan data keuangan per 31 Desember 2025, total ekuitas perseroan tercatat Rp144.326.737.290. Laporan ini ditandatangani oleh Darmawan Suryadi SM selaku Direktur Utama PPGL, dengan laporan hasil distribusi yang telah diaudit kantor akuntan publik akan disampaikan ke OJK paling lambat 9 Desember 2026.