PPRI: Direksi Divestasi Lagi 15 Juta Saham, Hak Suara ke 12,6%
Direksi PPRI, Irsyad Hanif, melepas 15 juta saham seharga Rp185 per lembar pada 5 Oktober 2026, penjualan kedua dalam dua hari yang menekan hak suaranya ke 12,61 persen.
6 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Irsyad Hanif, anggota Direksi PT Paperocks Indonesia Tbk (PPRI), melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia menjual 15.000.000 lembar saham PPRI secara tidak langsung pada 5 Oktober 2026 dengan harga Rp185 per saham. Dalam laporan yang disampaikan sesuai POJK 4/2024 tentang kewajiban lapor kepemilikan saham itu, tujuan transaksi disebut sebagai divestasi. Sebelum transaksi, Irsyad memegang 150.588.300 saham PPRI atau setara 14,01 persen hak suara. Setelah transaksi, kepemilikannya tersisa 135.588.300 saham dengan hak suara 12,61 persen.
Penjualan ini merupakan transaksi kedua oleh Irsyad dalam waktu dua hari. Sehari sebelumnya, ia juga melaporkan penjualan 3 juta saham PPRI seharga Rp148 per lembar, yang saat itu menurunkan hak suaranya dari 14,29 persen menjadi 14,01 persen. Dengan tambahan penjualan 15 juta saham kali ini, total saham yang dilepas Irsyad dalam dua hari terakhir mencapai 18 juta lembar, membawa hak suaranya turun dari 14,29 persen menjadi 12,61 persen.
Jumlah 15 juta saham yang dijual pada transaksi kali ini setara dengan 9,96 persen dari total kepemilikan Irsyad sebelum transaksi tersebut, bukan porsi kecil dari sahamnya sendiri. Laporan tidak menyebutkan pihak pembeli maupun rencana lanjutan atas sisa kepemilikannya di PPRI.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal PPRI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.