Prabowo Klaim Swasembada Pangan Capai Target dalam Setahun
Prabowo mengklaim swasembada pangan tercapai lebih cepat dari target, harga pupuk turun 20 persen, dan RI disebut tak lagi impor solar sejak Juli 2026.
14 Agustus 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Arahnya ke mana
Angka-angka ini, mulai dari penurunan harga pupuk 20 persen, pemangkasan 145 aturan distribusi, sampai lonjakan laba Pupuk Indonesia 252,8 persen, disampaikan langsung oleh Prabowo dalam pidato kenegaraan, bukan dari laporan keuangan atau rilis data resmi yang terpisah. Yang terdampak langsung adalah petani yang membeli pupuk, serta Pupuk Indonesia sebagai badan usaha milik negara yang kinerjanya disorot dalam pidato ini. Turunnya harga pupuk yang berbarengan dengan naiknya laba perusahaan mengarah ke pembacaan bahwa penghematan berasal dari pemangkasan birokrasi distribusi, bukan dari tambahan subsidi pemerintah. Yang akan memastikan pembacaan ini adalah laporan keuangan resmi Pupuk Indonesia dan data produksi pangan dari Badan Pusat Statistik yang biasanya terbit dalam beberapa bulan ke depan.
Presiden Prabowo Subianto mengklaim keberhasilan pemerintah mempercepat capaian swasembada pangan, menurunkan harga pupuk, dan menghentikan impor solar melalui program biodiesel B50. Klaim ini disampaikan dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Bagi publik, pernyataan ini penting karena menyangkut tiga isu yang langsung memengaruhi biaya hidup dan usaha, yakni ketahanan pangan, harga input pertanian, dan ketergantungan energi impor.
Prabowo menyebut target swasembada pangan yang semula diproyeksikan baru tercapai dalam empat sampai lima tahun, kini sudah terwujud hanya dalam waktu satu tahun sejak pemerintahannya berjalan. Ia mengaitkan percepatan ini dengan berbagai kebijakan yang disebutnya memperkuat sektor pangan nasional, meski rincian kebijakan tersebut tidak dijabarkan lebih lanjut dalam pidatonya. Prabowo juga menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada untuk delapan komoditas pangan, mulai dari beras hingga produk hortikultura, meski daftar lengkap kedelapan komoditas itu tidak disebutkan secara rinci.
Angka BPSNilai impor
25,9 miliar US$Juni 2026
Nilai barang yang dibeli Indonesia dari luar negeri. Naik 1,10 miliar US$ dibanding Mei 2026. Tertinggi dalam 30 bulan yang tercatat. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (21.363,0).
Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Impor. Diolah The Signal.
Di sektor pupuk, pemerintah mengklaim telah menghapus 145 aturan yang dinilai menghambat penyaluran pupuk ke petani. Langkah ini dibarengi penurunan harga pupuk sebesar 20 persen, yang menurut Prabowo merupakan penurunan harga pupuk pertama dalam sejarah Indonesia. Di saat bersamaan, laba PT Pupuk Indonesia (Persero) disebut melonjak 252,8 persen.
Prabowo turut menyinggung penerapan B50, campuran bahan bakar solar dengan 50 persen minyak sawit, yang menurutnya membuat Indonesia tidak lagi mengimpor solar sejak Juli 2026. Klaim ini melengkapi rangkaian pencapaian yang disampaikan dalam pidato kenegaraan tahun ini, sebagai bagian dari evaluasi satu tahun pemerintahan Prabowo di bidang pangan dan energi.
swasembada panganharga pupukPupuk IndonesiaB50
Foto dari tvOneNews, dipakai sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Artikel ini rangkuman editorial The Signal dari liputan tvOneNews, bukan salinan langsung. Untuk versi lengkap dan mutakhir, baca artikel aslinya.
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.