PRDA Buyback Saham Tembus 11,74 Juta Lembar per 18 September
PT Prodia Widyahusada Tbk melaporkan realisasi pembelian kembali saham mencapai 11,74 juta lembar atau 1,24 persen dari total saham beredar per 18 September 2026, dengan sisa dana Rp118,02 miliar.
18 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) melaporkan hasil pelaksanaan pembelian kembali saham periode 20 Agustus hingga 18 September 2026 kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia, merujuk pada keterbukaan informasi rencana buyback tertanggal 19 Agustus 2026 dan Pasal 12 ayat 1 Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2023 tentang kebijakan menjaga stabilitas pasar pada kondisi fluktuasi signifikan. Laporan yang ditandatangani Corporate Secretary Marina Eka Amalia pada 18 September 2026 pukul 17.03 itu mencatat total 11.740.000 lembar saham telah dibeli kembali sepanjang periode tersebut, setara 1,24 persen dari seluruh saham PRDA yang tercatat di bursa. Pada transaksi terakhir tanggal 18 September, perseroan membeli 338.800 saham dengan harga rata-rata Rp2.799 per lembar.
Rincian transaksi harian menunjukkan pembelian terbesar terjadi pada 7 September 2026 sebanyak 2.616.500 lembar dengan harga rata-rata Rp2.795, setara 0,28 persen dari total saham tercatat, jauh di atas transaksi harian lain yang umumnya berkisar ratusan ribu lembar. Harga rata-rata pembelian juga cenderung naik sepanjang periode, dari Rp2.548 per lembar pada transaksi pertama 20 Agustus 2026 menjadi Rp2.799 pada 18 September 2026. Seiring pembelian berjalan, sisa dana yang dialokasikan untuk buyback menyusut dari Rp148,48 miliar pada 20 Agustus 2026 menjadi Rp118,02 miliar per 18 September 2026.
Dibandingkan laporan sebelumnya per 11 September 2026 yang mencatat realisasi 9,8 juta lembar, jumlah saham yang dibeli kembali bertambah sekitar 1,94 juta lembar dalam sepekan terakhir. Meski begitu, total pembelian kembali sejauh ini masih tergolong kecil dibandingkan keseluruhan saham PRDA yang beredar di bursa.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal PRDA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.