Presiden Prabowo menawarkan pengalaman ASEAN membangun kerja sama lewat dialog kepada Rusia dan Uni Ekonomi Eurasia dalam pidato di Eastern Economic Forum, Vladivostok.
3 September 2026Dirangkum dari tvOneNews
Foto: tvOneNews
Presiden Prabowo Subianto menawarkan pengalaman ASEAN sebagai contoh bagi Rusia dan negara-negara anggota Uni Ekonomi Eurasia (EAEU) untuk memperluas kerja sama dengan Asia Tenggara. Tawaran ini disampaikan dalam pidato Presiden Prabowo Subianto di Eastern Economic Forum ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis, 3 September 2026, forum yang turut dihadiri langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Ajakan ini penting karena menempatkan Indonesia sebagai pihak yang mendorong jalur kerja sama ekonomi baru antara kawasan Asia Tenggara dan blok ekonomi pimpinan Rusia tersebut.
Dalam pidatonya, Presiden Prabowo Subianto menceritakan perjalanan ASEAN selama hampir enam dekade yang tidak selalu berjalan mulus. Ia menyebut kawasan ini pernah mengalami konflik, ketegangan, dan perbedaan mendalam antarnegara anggota. Namun para pemimpin ASEAN akhirnya menyadari bahwa persoalan seperti kemiskinan, keterbatasan layanan kesehatan dan pendidikan, infrastruktur yang belum memadai, serta kebutuhan menciptakan lapangan kerja terlalu besar untuk diselesaikan satu negara sendirian.
Kesadaran itulah yang membuat ASEAN memilih jalur konsultasi ketimbang konfrontasi, dan kerja sama ketimbang perpecahan, dalam membangun hubungan antarnegara di kawasan. Presiden Prabowo Subianto menyebut pilihan ini menghasilkan apa yang ia sebut sebagai dividen perdamaian selama hampir enam dekade, yang pada gilirannya membuka ruang bagi kegiatan ekonomi dan sosial untuk tumbuh di Asia Tenggara.
Pengalaman itulah yang ditawarkan Presiden Prabowo Subianto kepada Rusia dan EAEU sebagai formula untuk memperluas kerja sama dengan Asia Tenggara, tanpa merinci mekanisme atau bentuk kerja sama konkret yang akan ditempuh.
ASEANRusiaEAEUEastern Economic Forum
Foto dari tvOneNews, dipakai sebagai dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Artikel ini rangkuman editorial The Signal dari liputan tvOneNews, bukan salinan langsung. Untuk versi lengkap dan mutakhir, baca artikel aslinya.
Ada yang ingin ditanyakan soal berita ini? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.