Program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut turut membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat, khususnya di wilayah operasional Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor. Kepala KPPG Bogor, Haidir, mengklaim hampir 100 ribu lapangan kerja baru tercipta dari keberadaan dapur-dapur MBG yang tersebar di kawasan tersebut. Angka ini menyangkut penghidupan warga di sejumlah daerah penyangga yang selama ini banyak bergantung pada sektor informal.

Haidir memaparkan dapur MBG yang menyerap tenaga kerja itu tersebar di tujuh wilayah kerja KPPG Bogor, yaitu Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Depok, dan Purwakarta. Para pekerja, yang ia sebut sebagai relawan dapur MBG, direkrut dari warga yang berdomisili di sekitar lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masing-masing. Ia menyebut proses rekrutmen menerapkan standar seleksi tertentu, namun tetap mengutamakan warga setempat agar penyerapan tenaga kerja di daerah itu maksimal.

Menurut Haidir, terciptanya hampir 100 ribu lapangan kerja ini berpotensi menggerakkan roda ekonomi di tingkat desa dan kelurahan. Ia beralasan perputaran uang dari aktivitas dapur MBG akan meningkatkan daya beli masyarakat di wilayah tempat dapur itu beroperasi. Pernyataan ini disampaikan Haidir kepada awak media di Jakarta, Senin (26/10).