PT PP (Persero) Tbk melaporkan progres pembangunan Jalan Tol Kataraja Seksi 1 (STA 0+000-6+700) telah mencapai 94,9%, dengan sisa pekerjaan 5,077%. Proyek bernilai kontrak Rp1,46 triliun sebelum PPN ini memiliki masa pelaksanaan hingga 14 Oktober 2026. Ruas tol yang menghubungkan Jalan Tol Prof. Dr. Sedyatmo di Jakarta Utara menuju Kosambi, Tangerang, ini sudah difungsikan sejak 9 Oktober 2025 untuk arah PIK 2 menuju Jakarta dan arah Bandara Soekarno-Hatta menuju PIK 2, serta memperoleh kategori Bintang 5 dalam Uji Laik Fungsi bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Perhubungan, dan Korlantas Polri.

Sebagai bagian dari tahap keberterimaan jembatan, Jembatan Ramp 1 Junction Sedyatmo telah menjalani uji pembebanan pada 27 hingga 29 Agustus 2026 bersama Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus (BKJTK). Pengujian dilakukan secara dinamis dan statis mengacu pada Pedoman Penyelenggaraan Keamanan Jembatan Khusus Nomor 13/P/BM/2025. PTPP juga menyebut penerapan sejumlah inovasi rekayasa, antara lain mengurangi jumlah segmen pengecoran jembatan box girder di atas Sungai Kamal dari 12 menjadi 7 segmen per traveller sehingga pekerjaan erection lebih cepat satu bulan dari target, serta pemasangan lebih dari 100 sensor pemantau kesehatan struktur pada Jembatan JC Sedyatmo yang memiliki bentang lebih dari 100 meter dan radius terkecil sekitar 88 meter.

Corporate Secretary PTPP Joko Raharjo mengatakan tuntasnya uji pembebanan Jembatan Ramp 1 JC Sedyatmo menunjukkan komitmen perusahaan menyelesaikan proyek sesuai target dengan memperhatikan kualitas dan keselamatan konstruksi.