PTSN Jelaskan ke Bursa Cara Penuhi Syarat Free Float
Sat Nusapersada menjawab surat Bursa soal syarat minimum saham beredar publik, termasuk opsi mengalihkan sebagian saham Inditeck Technology Hong Kong yang menguasai 10 persen.
18 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Sat Nusapersada Tbk (PTSN) mengirim surat penjelasan ke Bursa Efek Indonesia pada 17 September 2026 sebagai jawaban atas surat bursa nomor S-11577/BEI.PP2/09-2026 tertanggal 10 September 2026 yang meminta penjelasan soal rencana pemenuhan ketentuan minimum saham free float. Surat itu ditandatangani Direktur Utama PTSN dan dilaporkan ke bursa oleh Rina Dewi selaku Corporate Secretary pada 18 September 2026.
Dalam suratnya, PTSN menyebut kendala utamanya adalah likuiditas perdagangan sahamnya di bursa yang relatif terbatas. Perusahaan memaparkan empat opsi yang masih dikaji beserta kendala masing-masing: rights issue yang prosesnya panjang dan tetap terhambat likuiditas pasar, private placement yang sulit mencari investor karena alasan serupa, penjualan bertahap di pasar yang berisiko tidak mencapai target free float tepat waktu tanpa mengganggu harga saham, serta pelepasan saham dari pemegang saham pengendali yang dinilai memakan waktu lama dan berpotensi memicu persepsi negatif di pasar.
Selain berkonsultasi dengan sejumlah perusahaan sekuritas, PTSN mengungkapkan sedang menjajaki opsi konkret dengan Inditeck Technology Hong Kong Limited, pemegang saham non afiliasi yang menguasai 10 persen saham PTSN, untuk merestrukturisasi dan/atau mengalihkan sebagian kepemilikannya ke beberapa entitas anak usaha yang memenuhi kriteria sebagai pemegang saham free float. PTSN menyatakan penjajakan ini masih bergantung pada hasil kajian, kesesuaian aturan, serta persetujuan pihak terkait, dan meminta arahan bursa mengenai kriteria afiliasi dan pengendalian yang berlaku untuk entitas penerima saham tersebut.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal PTSN? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.