PYFA Terbitkan Obligasi Rp650 Miliar di Tengah Rugi Besar
PYFA melanjutkan program obligasi Rp1,5 triliun lewat tahap II senilai hingga Rp650 miliar berbunga 10-10,5 persen per tahun, menambah utang saat perusahaan baru melaporkan rugi besar.
4 November 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) menyampaikan Informasi Tambahan Ringkas atas Obligasi Berkelanjutan II Pyridam Farma Tahap II Tahun 2026. Penerbitan ini merupakan lanjutan dari program obligasi berkelanjutan senilai total Rp1,5 triliun, setelah Tahap I sebesar Rp420 miliar diterbitkan pada 2025. Pada tahap kedua ini, PYFA akan menawarkan obligasi dengan jumlah pokok sebanyak-banyaknya Rp650 miliar.
Dari jumlah tersebut, Rp518 miliar dijamin dengan skema kesanggupan penuh, terbagi dalam dua seri. Seri A senilai Rp418 miliar berbunga tetap 10,00 persen per tahun dengan tenor tiga tahun, jatuh tempo 1 Desember 2029. Seri B senilai Rp100 miliar berbunga tetap 10,50 persen per tahun dengan tenor lima tahun, jatuh tempo 1 Desember 2031. Sisa Rp132 miliar dijamin dengan skema kesanggupan terbaik, artinya jika porsi ini tidak terjual seluruhnya, PYFA tidak wajib menerbitkannya. Bunga dibayarkan setiap tiga bulan, dengan pembayaran pertama pada 1 Maret 2027, dan pelunasan pokok dilakukan sekaligus di akhir tenor masing-masing seri (bullet payment).
Obligasi ini tidak dijamin dengan aset tertentu, melainkan dengan seluruh harta kekayaan perusahaan sesuai ketentuan umum hukum perdata, dengan kedudukan setara kreditur lain tanpa hak didahulukan. PT Kredit Rating Indonesia memberi peringkat irA- (Single A Minus) untuk obligasi ini. Penjamin pelaksana emisi adalah PT Aldiracita Sekuritas Indonesia dan PT Sinarmas Sekuritas, dengan PT Bank KB Indonesia Tbk sebagai wali amanat. Masa penawaran umum dijadwalkan 23 hingga 26 November 2026, tanggal penjatahan 27 November 2026, tanggal emisi dan distribusi elektronik 1 Desember 2026, serta pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 2 Desember 2026.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal PYFA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.