Indonesia menandatangani nota kesepahaman dengan Malaysia untuk mengekspor 1.000 ton beras premium sebagai tahap awal, dengan peluang diperluas hingga 200.000 ton bernilai sekitar Rp3,4 triliun. Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, menyebut langkah ini sebagai perkembangan positif bagi sektor pangan nasional karena bertepatan dengan momentum peningkatan produksi dalam negeri.

Qodari menjelaskan, kenaikan produksi beras domestik menjadi dasar bagi Indonesia untuk mulai menjajaki pasar ekspor secara terukur. Ia mengutip proyeksi Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) yang memperkirakan produksi beras Indonesia pada musim 2026/2027 mencapai 38,6 juta ton, naik 4,6 juta ton dibanding 34 juta ton pada 2024/2025. Dengan perkiraan konsumsi domestik sekitar 31 juta ton pada 2026, FAO juga menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar keempat dunia setelah India, Tiongkok, dan Bangladesh.

Angka BPSNilai ekspor
26,2 miliar US$Juli 2026

Nilai barang yang dijual Indonesia ke luar negeri. Naik 0,76 miliar US$ dibanding Juni 2026. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (24.007,8).

Februari 2024: 19,3 miliar US$Maret 2024: 22,6 miliar US$April 2024: 19,7 miliar US$Mei 2024: 22,4 miliar US$Juni 2024: 21,1 miliar US$Juli 2024: 22,5 miliar US$Agustus 2024: 23,6 miliar US$September 2024: 22,2 miliar US$Oktober 2024: 24,8 miliar US$November 2024: 24,1 miliar US$Desember 2024: 23,6 miliar US$Januari 2025: 21,4 miliar US$Februari 2025: 21,9 miliar US$Maret 2025: 23,2 miliar US$April 2025: 20,7 miliar US$Mei 2025: 24,6 miliar US$Juni 2025: 23,4 miliar US$Juli 2025: 24,7 miliar US$Agustus 2025: 24,9 miliar US$September 2025: 24,7 miliar US$Oktober 2025: 24,2 miliar US$November 2025: 22,5 miliar US$Desember 2025: 26,3 miliar US$Januari 2026: 22,2 miliar US$Februari 2026: 22,2 miliar US$Maret 2026: 22,5 miliar US$April 2026: 25,3 miliar US$Mei 2026: 23,2 miliar US$Juni 2026: 25,5 miliar US$Juli 2026: 26,2 miliar US$FebMeiAguNovFebMeiAguNovFebMeiJul20242025202626.29019.349Agustus 2025: 24,9 miliar US$September 2025: 24,7 miliar US$Oktober 2025: 24,2 miliar US$November 2025: 22,5 miliar US$Desember 2025: 26,3 miliar US$Januari 2026: 22,2 miliar US$Februari 2026: 22,2 miliar US$Maret 2026: 22,5 miliar US$April 2026: 25,3 miliar US$Mei 2026: 23,2 miliar US$Juni 2026: 25,5 miliar US$Juli 2026: 26,2 miliar US$AguOktDesFebAprJunJul2025202626.29022.156

Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Ekspor. Diolah The Signal.

Pemerintah menegaskan ekspor ke Malaysia tidak akan mengganggu pemenuhan kebutuhan beras masyarakat Indonesia. Stok beras nasional saat ini tercatat sekitar 5,2 juta ton, jumlah yang menurut pemerintah cukup untuk menjaga ketersediaan hingga Mei 2027.

Meski begitu, Qodari mengingatkan bahwa peluang ekspor ini bukan tujuan akhir. Ia menyebut yang lebih penting adalah menjaga produktivitas berkelanjutan, memastikan harga dan pasokan tetap terjangkau bagi masyarakat, memperluas akses pasar, serta memastikan capaian ini benar-benar meningkatkan kesejahteraan petani.