Nilai tukar rupiah melemah ke level Rp18.106 per dolar AS, meski pasar mulai menunjukkan optimisme atas penunjukan Destry Damayanti sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia.
Transisi kepemimpinan di bank sentral kerap menimbulkan volatilitas jangka pendek di pasar keuangan, karena investor menanti kepastian arah kebijakan moneter ke depan.
Pelemahan rupiah berdampak langsung pada biaya impor bahan baku industri dan beban pembayaran utang luar negeri, dua faktor yang pada akhirnya bisa merembet ke harga barang di dalam negeri.