PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menggelar Public Expose Tahunan 2026 secara daring lewat Zoom pada 9 September 2026, dihadiri 186 peserta di luar jajaran manajemen dan karyawan perseroan. Paparan disampaikan oleh Budiyanto, Direktur Keuangan sekaligus Corporate Secretary, didampingi Ribka Lydia Atedjadi selaku Corporate Legal & Corporate Secretary Manager dan Syafa Meldi Camila Putri dari Investor Relation.

Dalam paparannya, manajemen menyebut penjualan semester I 2026 tercatat Rp1,467 triliun dengan laba bersih Rp334 miliar. Margin laba kotor perusahaan berada di 51 persen, margin laba usaha 29 persen, dan margin laba bersih 23 persen. Dalam lima tahun terakhir, penjualan tumbuh rata-rata 4,1 persen per tahun sementara laba bersih tumbuh 5,7 persen per tahun. Tingkat pengembalian aset (ROA) tercatat 30 persen dan tingkat pengembalian modal (ROE) 32 persen. Sejak IPO, SIDO rata-rata membagikan lebih dari 92 persen labanya sebagai dividen tanpa memakai utang bank maupun obligasi.

Angka BPSNilai ekspor
26,2 miliar US$Juli 2026

Nilai barang yang dijual Indonesia ke luar negeri. Naik 0,76 miliar US$ dibanding Juni 2026. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (24.007,8).

Februari 2024: 19,3 miliar US$Maret 2024: 22,6 miliar US$April 2024: 19,7 miliar US$Mei 2024: 22,4 miliar US$Juni 2024: 21,1 miliar US$Juli 2024: 22,5 miliar US$Agustus 2024: 23,6 miliar US$September 2024: 22,2 miliar US$Oktober 2024: 24,8 miliar US$November 2024: 24,1 miliar US$Desember 2024: 23,6 miliar US$Januari 2025: 21,4 miliar US$Februari 2025: 21,9 miliar US$Maret 2025: 23,2 miliar US$April 2025: 20,7 miliar US$Mei 2025: 24,6 miliar US$Juni 2025: 23,4 miliar US$Juli 2025: 24,7 miliar US$Agustus 2025: 24,9 miliar US$September 2025: 24,7 miliar US$Oktober 2025: 24,2 miliar US$November 2025: 22,5 miliar US$Desember 2025: 26,3 miliar US$Januari 2026: 22,2 miliar US$Februari 2026: 22,2 miliar US$Maret 2026: 22,5 miliar US$April 2026: 25,3 miliar US$Mei 2026: 23,2 miliar US$Juni 2026: 25,5 miliar US$Juli 2026: 26,2 miliar US$FebMeiAguNovFebMeiAguNovFebMeiJul20242025202626.29019.349Agustus 2025: 24,9 miliar US$September 2025: 24,7 miliar US$Oktober 2025: 24,2 miliar US$November 2025: 22,5 miliar US$Desember 2025: 26,3 miliar US$Januari 2026: 22,2 miliar US$Februari 2026: 22,2 miliar US$Maret 2026: 22,5 miliar US$April 2026: 25,3 miliar US$Mei 2026: 23,2 miliar US$Juni 2026: 25,5 miliar US$Juli 2026: 26,2 miliar US$AguOktDesFebAprJunJul2025202626.29022.156

Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Ekspor. Diolah The Signal.

Dari sisi kepemilikan saham, PT Hotel Candi Baru tercatat sebagai pemegang saham mayoritas dengan pemilik akhir keluarga Hidayat, publik memegang 20,5 persen, dan SIDO menyimpan 1,9 persen saham treasury hasil buyback. Jajaran direksi terdiri dari Irwan Hidayat sebagai Direktur Utama, David Hidayat sebagai Direktur Operasional, Maria Reviani sebagai Direktur Marketing, Darmadji Sidik sebagai Direktur Penjualan dan Logistik, serta Budiyanto sebagai Direktur Keuangan dan Corporate Secretary.

Penjualan ekspor tumbuh 28 persen secara tahunan pada semester I 2026 dan kini menyumbang sekitar 12 sampai 13 persen dari total penjualan, dengan Malaysia sebagai pasar terbesar (5-6 persen dari total penjualan), diikuti Filipina (2-3 persen) tempat SIDO memiliki kantor cabang, dan Nigeria (1-2 persen) tempat SIDO memiliki anak usaha. Di pasar domestik, Tolak Angin masih memimpin pangsa pasar herbal dengan 71 persen, turun dari 73 persen pada 2025. Manajemen juga melaporkan seluruh listrik operasional kini berasal dari energi terbarukan dan emisi perusahaan telah turun 86 persen.