Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan bahwa Obligasi Berkelanjutan III SMART Tahap II Tahun 2021 Seri C dengan kode SMAR03CCN2 akan berhenti tercatat dan tidak lagi diperdagangkan di BEI mulai 19 Oktober 2026, bertepatan dengan jatuh tempo obligasi tersebut. Obligasi ini diterbitkan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMART) pada 19 Oktober 2021 dengan nilai pokok Rp958 miliar, bunga tetap 9,00 persen per tahun, dan jangka waktu lima tahun. Pembayaran pokok dilakukan sekaligus penuh pada tanggal jatuh tempo, bukan dicicil selama masa obligasi.

Seri C ini adalah satu dari tiga seri Obligasi Berkelanjutan III SMART Tahap II Tahun 2021 yang total nilainya Rp2,5 triliun, bagian dari program obligasi berkelanjutan senilai Rp5 triliun. Seri A senilai Rp477 miliar dengan bunga 6,00 persen sudah jatuh tempo dan dibayar pada 29 Oktober 2022, sedangkan Seri B senilai Rp1,065 triliun dengan bunga 8,50 persen jatuh tempo pada 19 Oktober 2024. Dengan lunasnya Seri C pada 19 Oktober 2026, seluruh Tahap II dari program obligasi ini otomatis selesai dibayar.

Dalam surat tertanggal 25 September 2026 kepada BEI, Direktur Utama SMART menyatakan perusahaan telah menyiapkan dana pembayaran pokok Seri C sebesar Rp958 miliar beserta bunganya, dan akan mentransfernya ke rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) tepat waktu sesuai jadwal. Perusahaan menyebut kesiapan dana ini didukung oleh posisi likuiditas yang sehat berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026. Wali amanat obligasi ini adalah PT Bank Mega Tbk, dan obligasi mendapat peringkat idA+ (Single A Plus) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) saat diterbitkan.