SMRA Kurangi Penyertaan Modal Rp1,2 Triliun di Anak Usaha
Summarecon Agung melaporkan transaksi afiliasi berupa pengurangan penyertaan modal senilai Rp1,2 triliun di anak usahanya, PT Summarecon Investment Property.
8 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) menyampaikan laporan transaksi afiliasi kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia terkait pengurangan penyertaan modal di perusahaan yang dikendalikannya, PT Summarecon Investment Property. Berdasarkan laporan yang ditandatangani Corporate Secretary Lydia Tjio pada 8 September 2026, nilai pengurangan modal tersebut mencapai Rp1,2 triliun. Perubahan anggaran dasar yang menjadi dasar pengurangan modal ini telah disetujui pada 6 September 2026.
Dalam laporan itu, SMRA berperan sebagai pemegang saham yang mengurangi penyertaan modalnya di PT Summarecon Investment Property. Transaksi ini digolongkan sebagai transaksi afiliasi karena dilakukan antara Perseroan dan perusahaan terkendalinya sendiri, sesuai Peraturan OJK Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Perseroan menyatakan transaksi ini tidak berdampak pada aktivitas operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usahanya.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal SMRA? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.