PT Xolare RCR Energy Tbk (SOLA) menyampaikan surat penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia menyusul permintaan klarifikasi BEI bernomor S-10422/BEI.PP2/08-2026 terkait volatilitas transaksi efek perseroan. Dalam surat bernomor 033/SOLA-INA/VIII/2026 yang ditandatangani Direktur Utama Mochamad Bhadaiwi pada 10 Agustus 2026, manajemen menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat memengaruhi nilai efek maupun keputusan investasi pemodal, sebagaimana diatur dalam POJK Nomor 31/POJK.04/2015 dan ketentuan III.2.1 Peraturan Nomor I-E BEI.

Perseroan juga menegaskan tidak memiliki rencana aksi korporasi dalam tiga bulan ke depan yang dapat berdampak pada status pencatatan sahamnya di bursa. Terkait kepemilikan saham, manajemen menyatakan telah melaporkan secara berkala aktivitas dan perubahan kepemilikan saham oleh direksi, dewan komisaris, serta pemegang saham tertentu sesuai POJK Nomor 4 Tahun 2024 tentang Laporan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka.

Setelah dikonfirmasi oleh Corporate Secretary, pemegang saham utama SOLA menyatakan belum memiliki rencana terkait kepemilikan sahamnya di perseroan. Manajemen menutup surat dengan menegaskan tidak ada informasi, fakta, atau kejadian penting lain yang bersifat material dan dapat memengaruhi harga efek maupun kelangsungan usaha perseroan yang belum diungkapkan kepada publik.