TelkomProperty, entitas pengelola aset milik Telkom yang beroperasi di bawah nama PT Graha Sarana Duta, menegaskan komitmennya mendukung agenda transformasi dan penyederhanaan bisnis TelkomGroup lewat optimalisasi aset. Langkah ini penting karena menyangkut produktivitas ribuan aset milik grup telekomunikasi pelat merah tersebut, sekaligus potensi pendapatan tambahan dari pihak luar grup.

Direktur Utama TelkomProperty Didit Sulistyo menyebut perusahaan saat ini menggarap 3.010 aset di berbagai lokasi, dan sekitar separuhnya sudah berhasil dioptimalkan. Pemanfaatan aset ini juga dibuka untuk mitra eksternal lewat skema bisnis ke bisnis yang tetap mengacu pada aturan tata kelola perusahaan.

Sejalan dengan langkah itu, Telkom Landmark Tower (TLT), anak usaha TelkomProperty yang mengelola gedung Graha Merah Putih (GMP), turut mendorong penyewaan ruang oleh mitra dari luar TelkomGroup. Direktur Utama TLT Suratman mengatakan optimalisasi aset menjadi bagian dari proses bisnis perusahaan untuk melayani kebutuhan internal grup maupun tenant eksternal.

Didit menambahkan bahwa rencana pemanfaatan ruang di GMP masih dalam tahap negosiasi dan koordinasi dengan pihak terkait. Ia menegaskan perusahaan berkomitmen menjaga kepastian dan kelangsungan operasional tenant yang sudah lebih dulu berada di gedung tersebut, dengan proses yang dijalankan secara tertib dan terukur.