PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menjawab surat Bursa Efek Indonesia Nomor S-13269/BEI.PP2/10-2026 tertanggal 20 Oktober 2026 yang meminta penjelasan atas volatilitas transaksi efek TLKM. Jawaban dikirim pada 22 Oktober 2026 dan ditandatangani Edie Kurniawan selaku SVP Corporate Secretary. Telkom menyatakan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material lain yang belum diungkapkan ke publik, dan tidak mengetahui adanya aktivitas perubahan kepemilikan saham dari pemegang saham tertentu.

Dalam surat itu, Telkom mengonfirmasi ulang program pembelian kembali saham (buyback) yang berjalan sejak 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027, setelah diumumkan melalui keterbukaan informasi pada 1 Mei 2026 dan disetujui dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 pada 8 Juni 2026. Perusahaan juga sedang menjalankan penataan dan penyederhanaan struktur anak usaha (streamlining) yang ditargetkan rampung sepanjang 2026, serta berencana mempublikasikan laporan keuangan untuk periode sembilan bulan yang berakhir 30 September 2026 pada akhir Oktober 2026.

Poin yang relatif baru muncul pada bagian keenam surat, saat BEI meminta Telkom mengonfirmasi rencana pemegang saham utama. Telkom menyampaikan bahwa pemegang saham Seri B terbanyak memahami dinamika kondisi pasar saat ini dan sedang mengkaji langkah yang dianggap tepat serta optimal untuk kepemilikan sahamnya, dengan tetap memperhatikan tata kelola perusahaan yang baik. Surat tidak merinci opsi apa yang sedang dikaji maupun kapan kajian itu akan menghasilkan keputusan.