Kementerian Transmigrasi mengubah paradigma program transmigrasi yang sudah berjalan puluhan tahun. Program ini tidak lagi sekadar memindahkan penduduk dan membagi lahan, tetapi diarahkan untuk membangun kawasan yang punya aktivitas ekonomi sendiri sejak awal. Perubahan ini disampaikan Sekretaris Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi, Wibowo Puji Raharjo, dalam Workshop dan Media Gathering Kementerian Transmigrasi di Batam, Kamis (8/10).

Dalam pendekatan baru ini, pemerintah mengaku tidak lagi menempatkan warga lebih dulu baru memikirkan sumber penghidupannya. Sebelum ada penempatan, pemerintah mesti memastikan dulu ada pembeli untuk hasil produksi kawasan, investor yang masuk, serta peluang kerja dan usaha bagi warga. Status tanah yang disiapkan juga harus jelas secara hukum dan sesuai rencana tata ruang, bukan sekadar lahan kosong yang dibagikan begitu saja.

Untuk mendukung itu, strategi yang dijalankan mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, penambahan ragam produk unggulan, penggunaan alat mekanis, pengolahan komoditas lokal jadi produk bernilai lebih tinggi, hingga pemanfaatan teknologi digital. Penguatan ekonomi warga juga diarahkan lewat koperasi bersama bernama Koperasi Masyarakat Kawasan, yang melibatkan warga lokal dan transmigran sekaligus, sementara hak milik pribadi warga tetap dijaga.

Secara nasional, program transmigrasi sampai saat ini telah mencakup 2,2 juta kepala keluarga atau sekitar 9,2 juta jiwa, tersebar di 619 kawasan transmigrasi dan 3.688 satuan permukiman. Dari situ, lahir 1.567 desa definitif, 466 ibu kota kecamatan, 116 ibu kota kabupaten atau kota, dan tiga ibu kota provinsi.

Contoh penerapannya terlihat di kawasan Barelang, Batam. Sepanjang 2025, pemerintah membangun 200 rumah transmigran, Mess Trans Patriot dua menara dengan 120 kamar, tambatan perahu, gedung sekolah dasar, akses jalan, dan gudang catu pangan. Pada 2026, pembangunan dilanjutkan dengan rumah transmigran baru, sekolah, jalan lingkungan, ruang terbuka hijau, amphitheater, dan jogging track.