PT Triniti Dinamik Tbk (TRUE) menyampaikan koreksi atas laporan keuangan tahunan 2025 kepada Bursa Efek Indonesia pada 16 September 2026. Surat pernyataan direksi ditandatangani Direktur Utama Yohanes Eddy Christianto. Auditor KAP Jamaludin, Ardi, Sukimto dan Rekan, dengan partner penandatangan Wisnu Adi Nugraha yang baru pertama kali menandatangani laporan TRUE, memberikan opini wajar tanpa modifikasian atau opini bersih atas laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025. Dalam catatan auditor, pengakuan pendapatan dari penjualan apartemen disebut sebagai hal audit utama karena pendapatan Grup terutama berasal dari penjualan apartemen senilai Rp60,76 miliar dan membutuhkan pertimbangan manajemen yang signifikan dalam menentukan waktu pengakuannya.
Total aset TRUE per akhir 2025 tercatat Rp681,85 miliar, turun dari Rp770,16 miliar pada akhir 2024. Penurunan ini terutama berasal dari aset real estat lancar, yakni persediaan properti siap jual, yang turun dari Rp475,08 miliar menjadi Rp414,06 miliar, serta piutang lain-lain yang turun dari Rp78,51 miliar menjadi Rp76,65 miliar. Di sisi liabilitas, total utang perusahaan turun dari Rp510,46 miliar menjadi Rp457,04 miliar, ditopang pelunasan sebagian besar utang usaha pihak ketiga dari Rp62,65 miliar menjadi Rp16,06 miliar dan uang muka pelanggan yang turun dari Rp140,07 miliar menjadi Rp90,38 miliar. Namun di sisi lain, muncul pos baru berupa utang pihak berelasi jangka panjang senilai Rp49,96 miliar, yang sebelumnya nihil pada akhir 2024.
Laporan auditor independen juga menyebutkan bahwa Grup melakukan penyajian kembali atas laporan posisi keuangan, laporan laba rugi, dan laporan arus kas untuk tahun-tahun yang berakhir 31 Desember 2024 dan 31 Desember 2023, sehubungan dengan penyesuaian pada akun-akun tertentu, sebagaimana diuraikan pada Catatan 35 laporan keuangan. Selisih antara total aset dan total liabilitas menunjukkan ekuitas TRUE turun dari sekitar Rp259,70 miliar pada akhir 2024 menjadi Rp224,81 miliar pada akhir 2025.
