Usaha ubi madu bakar bernama Mba Boled asal Karawang menjadi salah satu contoh UMKM binaan Pertamina yang disebut berkembang pesat sejak mendapat dukungan modal dan pelatihan. Dari sebuah toko kecil dengan penjualan harian sekitar Rp100 ribu hingga Rp300 ribu, usaha ini kini memiliki sekitar 20 outlet yang tersebar di Karawang, Cikarang, Tambun, dan Bekasi. Omzetnya diklaim mencapai sekitar Rp300 juta per bulan, dengan melibatkan sekitar 30 orang dalam operasionalnya.
Usaha ini dirintis oleh Widiarti sejak 2011, bersama ibu dan suaminya, saat skalanya masih sangat terbatas. Ia menyebut perjalanan membesarkan usaha ini penuh perjuangan sekaligus banyak pelajaran, dan berterima kasih atas dukungan yang diterimanya dari Pertamina.
Titik balik terjadi pada 2018 ketika Widiarti bergabung sebagai UMKM binaan Pertamina. Melalui program itu ia mendapat bantuan permodalan sekaligus mengikuti pelatihan UMK Academy untuk memperkuat kemampuannya mengelola dan mengembangkan usaha. Status sebagai UMKM binaan juga membuka akses ke sejumlah ajang promosi, seperti Pertamina Eco RunFest, Inacraft, dan Pekan Raya Jakarta, yang menurutnya membantu memperluas pasar dan jaringan usaha.
Dari sisi tenaga kerja, jumlah orang yang terlibat dalam usaha ini naik dari tiga orang di masa awal menjadi sekitar 30 orang saat ini. Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyebut perkembangan usaha ini menunjukkan pentingnya pembinaan yang disesuaikan dengan kebutuhan UMKM di setiap tahap pertumbuhannya.
