PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) dengan menerbitkan 120.724.400 saham baru bernilai nominal Rp25 per saham. Harga pelaksanaannya ditetapkan Rp994 per saham, sehingga total dana yang masuk ke perusahaan sekitar Rp120 miliar. Jadwalnya sudah terkunci: penerbitan dan distribusi saham baru pada 28 Oktober 2026, pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 29 Oktober 2026, dan pengumuman hasil pelaksanaan pada 30 Oktober 2026.

Seluruh saham baru akan diambil oleh tiga pihak. PT Harmoni Semesta Investama, yang merupakan pihak terafiliasi perusahaan, mengambil 72.434.600 lembar. PT Atlas Raya Abadi dan PT Trinugraha Thohir Harmoni, yang keduanya bukan pihak terafiliasi, masing-masing mengambil 24.144.900 lembar. Rencana ini sudah disetujui pemegang saham independen melalui Rapat Umum Pemegang Saham Independen pada 30 September 2026, sebagaimana tercatat dalam Akta Berita Acara Nomor 395 yang dibuat notaris Dr. Christina Dwi Utami, menyusul keterbukaan informasi awal yang sudah diumumkan perusahaan pada 24 Agustus dan 28 September 2026.

Dari sisi struktur pemegang saham, porsi Harmoni Semesta Investama justru sedikit menyusut secara persentase, dari 61,84% menjadi 61,77%, meski jumlah lembar sahamnya naik jadi 1.974.014.600. Sebaliknya, Atlas Raya Abadi naik dari 10,16% menjadi 10,53% dan Trinugraha Thohir Harmoni naik dari 8,00% menjadi 8,45%. Direktur Utama David Dwiputra tetap memegang 107.000 lembar atau 0,01%, tidak berubah. Pemegang saham publik juga tetap memegang 614.893.000 lembar, tetapi karena jumlah total saham bertambah, porsi mereka turun dari 19,99% menjadi 19,24%. Total modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaan naik dari 3.075.000.000 saham senilai Rp76,875 miliar menjadi 3.195.724.400 saham senilai Rp79.893.110.000.