28 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama VISI, karena kendali perusahaan akan berpindah ke PT Harmoni Semesta Investama sebagai pengendali baru, sementara bisnis dagang bahan iklan yang selama ini menjadi sumber pendapatan akan dihentikan bertahap…
28 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama, karena rencana penerbitan hingga 307,5 juta saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu berpotensi mengurangi porsi kepemilikan pemegang saham publik yang selama ini tidak diberi kesempatan membeli…
21 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi pemegang saham lama karena Satu Visi Putra berencana menambah modal lewat PMTHMETD, yaitu penerbitan saham baru tanpa memberi kesempatan beli lebih dulu kepada pemegang saham lama, sehingga yang tidak ikut ambil bagian bisa…
10 September 2026Netral
Laporan ini netral bagi VISI karena penawaran tender wajib berakhir tanpa satu pun saham publik yang terjual, sehingga tidak ada dana yang berpindah dan tidak ada perubahan pada struktur kepemilikan publik perseroan. Yang lebih berarti justru sudah terjadi…
8 September 2026Netral
Rencana ini condong netral bagi VISI: skema pendanaan lewat penerbitan saham baru tanpa hak memesan efek terlebih dahulu berpotensi mengurangi porsi kepemilikan pemegang saham lama, tapi dananya dipakai untuk ekspansi nyata ke sektor kesehatan lewat…
25 Agustus 2026Netral
Laporan ini netral bagi VISI karena rencana mengambil alih 72,91 persen saham HMBC belum bisa dipastikan menguntungkan, mengingat perusahaan yang diakuisisi sendiri masih merugi dan modal sendirinya menyusut. Ekuitas HMBC turun dari Rp43,2 miliar menjadi…
25 Agustus 2026Netral
Rencana ini condong netral bagi pemegang saham VISI saat ini: penerbitan saham tanpa hak memesan efek terlebih dahulu memang bisa mengurangi porsi kepemilikan investor lama, tapi batas maksimum 10 persen dari saham beredar dan syarat harga pelaksanaan minimal…
25 Agustus 2026Netral
Laporan ini netral bagi VISI karena baru mengumumkan jadwal dan tata cara rapat, tanpa agenda atau angka transaksi yang bisa dinilai dampak finansialnya. Yang perlu diperhatikan adalah status RUPS Independen, mekanisme yang mewajibkan suara pemegang saham…