VISI Rampungkan Tender Wajib, Nihil Saham Publik Terjual
PT Harmoni Semesta Investama merampungkan penawaran tender wajib atas saham VISI senilai maksimal Rp325 miliar, namun tak ada pemegang saham publik yang menjual sahamnya.
10 September 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) melaporkan bahwa PT Harmoni Semesta Investama, pengendali baru perseroan, telah merampungkan penawaran tender wajib atas saham publik VISI pada 27 Agustus 2026. Penawaran ini menyasar sebanyak-banyaknya 615.000.000 saham publik, setara 20 persen dari modal disetor perseroan, dengan harga Rp277 per saham. Nilai maksimal penawaran mencapai Rp325.037.340.000.
Penawaran tender wajib ini merupakan konsekuensi dari pengambilalihan saham VISI yang terjadi pada 9 Juni 2026. Saat itu, Harmoni Semesta membeli 1.901.580.000 saham atau 61,85 persen dari David Dwiputra, pendiri sekaligus pemegang saham mayoritas VISI, dengan harga Rp94 per saham senilai total Rp178.748.520.000. Dalam rangkaian transaksi yang sama, David Dwiputra juga melepas sahamnya ke PT Trinugraha Thohir Harmoni sebanyak 246.000.000 saham atau 8 persen, serta bersama Farrel Yonathan dan Robert Putra Sampurna melepas total 312.420.000 saham atau 10,15 persen ke PT Atlas Raya Abadi, dengan harga yang sama. Setelah seluruh transaksi itu, kepemilikan David Dwiputra di VISI tersisa 107.000 saham atau hanya 0,003 persen, praktis membuatnya keluar dari jajaran pemegang saham utama.
Berdasarkan surat konfirmasi PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan biro administrasi efek PT Sinartama Gunita, tidak ada satu pun pemegang saham publik yang mengajukan permohonan penjualan saham selama masa penawaran tender berlangsung pada 23 Juli hingga 21 Agustus 2026. Alhasil, jumlah saham yang dibeli Harmoni Semesta dalam penawaran tender wajib ini nihil, dan komposisi kepemilikan pengendali baru tidak berubah dari sebelum pelaksanaan tender. Perseroan menyatakan peristiwa ini tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usahanya.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal VISI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.