AKPI: Komisaris Henry Liem jual 221.400 saham lagi
Komisaris AKPI, Henry Liem, melepas 221.400 saham pada 12 Oktober 2026, transaksi ketiga dalam sepekan yang membawa hak suaranya turun jadi 0,98 persen.
13 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Komisaris Argha Karya Prima Industry (AKPI), Henry Liem, melaporkan ke Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia menjual 221.400 saham perusahaan pada 12 Oktober 2026. Penjualan dilakukan dalam dua transaksi tidak langsung dengan tujuan "jual saham": 21.400 saham di harga Rp525 per saham dan 200.000 saham di harga Rp515 per saham. Laporan resmi ini disampaikan ke OJK pada 13 Oktober 2026.
Akibat penjualan tersebut, jumlah saham Henry Liem di AKPI berkurang dari 6.222.259 lembar menjadi 6.000.859 lembar, setara 3,56 persen dari kepemilikannya sebelum transaksi. Hak suaranya di perusahaan ikut turun dari 1,0163 persen menjadi 0,9801 persen.
Ini merupakan penjualan saham ketiga oleh Henry Liem dalam sepekan terakhir. Sebelumnya ia melepas 400.000 saham senilai Rp207 juta pada 7 Oktober 2026, disusul penjualan 75.900 saham pada 9 Oktober 2026. Dengan transaksi terbaru ini, total saham yang dilepas Henry Liem sejak awal Oktober mencapai sekitar 697.300 lembar.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal AKPI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.