Komisaris AKPI Henry Liem menjual 300.000 saham pada 22 Oktober 2026 seharga Rp550 per saham, hak suaranya turun dari 0,8658% menjadi 0,8168%.
23 Oktober 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Dewan Komisaris Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), Henry Liem, melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan bahwa ia menjual 300.000 saham AKPI pada 22 Oktober 2026 dengan harga Rp550 per saham. Status kepemilikan saham yang dijual tercatat tidak langsung. Dengan harga tersebut, nilai transaksi penjualan ini sekitar Rp165 juta.
Sebelum transaksi, Henry Liem memegang 5.300.859 lembar saham AKPI dengan hak suara 0,8658 persen dari total saham perusahaan. Setelah penjualan, kepemilikannya berkurang menjadi 5.000.859 lembar dengan hak suara turun menjadi 0,8168 persen. Jumlah yang dilepas setara dengan 5,6595 persen dari total saham yang sebelumnya ia pegang di AKPI.
Laporan ini disampaikan sebagai pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi sesuai Peraturan OJK Nomor 4/2024 tentang Laporan Kepemilikan atau Perubahan Kepemilikan Saham Perusahaan Terbuka, yang mewajibkan setiap anggota direksi atau dewan komisaris melaporkan perubahan kepemilikan sahamnya di perusahaan tempat ia menjabat.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal AKPI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.