AKPI: Komisaris Henry Liem Jual 200.000 Saham Rp102 Juta
Komisaris AKPI, Henry Liem, menjual 200.000 saham perseroan pada 14 Agustus 2026 seharga Rp510 per saham, mengurangi hak suaranya dari 1,8674% menjadi 1,8347%.
18 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
Arahnya ke mana Netral
Penjualan ini tergolong netral bagi AKPI, karena yang dilepas hanya sekitar 1,75 persen dari kepemilikan pribadi Henry Liem sendiri, terlalu kecil untuk dibaca sebagai sinyal perubahan sikap terhadap prospek perusahaan. Yang tersentuh dari laporan ini adalah komposisi pemegang saham dan hak suara di AKPI, yaitu porsi kepemilikan yang menentukan seberapa besar pengaruh seorang komisaris dalam pengambilan keputusan perseroan, dan di sini hak suara Henry Liem cuma turun tipis dari 1,8674 persen menjadi 1,8347 persen. Nilai transaksinya juga kecil, sekitar Rp102 juta dari harga Rp510 per saham, jauh dari ukuran yang bisa mengubah peta pengendalian AKPI. Yang perlu dipantau selanjutnya adalah apakah Henry Liem kembali melaporkan penjualan serupa dalam waktu dekat, sebab satu transaksi kecil belum berarti apa-apa, tapi pola penjualan berulang oleh komisaris yang sama baru pantas dicermati.
Dewan Komisaris Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI), Henry Liem, melaporkan penjualan 200.000 lembar saham perseroan kepada Otoritas Jasa Keuangan pada 18 Agustus 2026. Transaksi berjenis penjualan tidak langsung ini dilakukan pada 14 Agustus 2026 dengan harga Rp510 per saham, dengan tujuan yang tertulis dalam laporan sebagai jual saham.
Sebelum transaksi, Henry Liem memegang 11.432.859 lembar saham AKPI atau setara 1,8674 persen hak suara perseroan. Setelah penjualan, kepemilikannya berkurang menjadi 11.232.859 lembar, dengan hak suara turun menjadi 1,8347 persen. Selisih 200.000 lembar itu setara sekitar 1,75 persen dari total kepemilikan pribadinya sebelum transaksi.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
AKPIHenry Liemkepemilikan sahamdewan komisaris
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.