Dalam materi public expose tahunan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (AMAG) memaparkan kinerja keuangan per September 2026 yang belum diaudit. Total aset perusahaan tercatat Rp5,77 triliun, naik 0,34% dari Rp5,75 triliun pada akhir Desember 2025. Di sisi lain, total liabilitas turun 1,98% menjadi Rp3,51 triliun, sementara ekuitas tumbuh 4,17% menjadi Rp2,26 triliun. Pendapatan jasa asuransi sembilan bulan pertama 2026 naik 13,39% secara tahunan menjadi Rp2,38 triliun, sedangkan beban jasa asuransi justru turun 24,61% menjadi Rp951,30 miliar dari Rp1,26 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Kombinasi pendapatan naik dan beban turun ini mendorong laba bersih melonjak 43,86% dari Rp145,90 miliar menjadi Rp209,89 miliar.
Perusahaan juga melaporkan hasil investasi naik 27,47% menjadi Rp134,26 miliar, ditopang total investasi yang bertambah 7,14% menjadi Rp3,30 triliun. Pada 26 Mei 2026, AMAG membagikan dividen tunai senilai Rp148,37 miliar atau Rp30 per lembar saham. Rasio solvabilitas atau tingkat kecukupan modal berbasis risiko (RBC) tercatat 294% per September 2026, turun dari 332% pada periode yang sama tahun sebelumnya, meski rasio akhir tahun lalu, yaitu Desember 2025, justru naik menjadi 371% dari 366% pada Desember 2024. Perusahaan menyebut Otoritas Jasa Keuangan sedang mengkaji metode penghitungan RBC yang baru dan akan meluncurkannya secara resmi pada kuartal pertama 2027.
Dari sisi pemegang saham, per 30 September 2026 struktur kepemilikan AMAG masih dikuasai Fairfax Asia Limited dengan 4.001.242.013 lembar saham atau 80% dari total saham beredar. PT Bank Pan Indonesia Tbk memegang 388.000.000 lembar (7,76%), publik memegang 556.504.403 lembar (11,12%), dan sisanya 55.806.100 lembar (1,12%) berstatus saham treasuri. Dari sisi lini bisnis, kontribusi terbesar pendapatan jasa asuransi per September 2026 berasal dari asuransi kebakaran sebesar 28%, disusul kendaraan bermotor 19%, kategori lainnya 27%, asuransi kapal 16%, dan asuransi kesehatan 10%.
Paparan publik tahunan AMAG akan digelar secara elektronik pada Jumat, 6 November 2026 pukul 15.00 WIB, sebagai pemenuhan ketentuan Peraturan Bursa Efek Indonesia Nomor I-E. Materi ini disampaikan ke bursa oleh Direktur AMAG, Dinesh Ramu, pada 2 November 2026.
