9 Oktober 2026Cenderung negatif
Konversi utang menjadi saham ini condong negatif bagi pemegang saham publik VIVA, karena skala penerbitan saham barunya sangat besar, bisa mencapai 2,6 kali jumlah saham yang beredar saat ini, sehingga porsi kepemilikan dan hak suara pemegang saham lama…
9 Oktober 2026Cenderung negatif
Laporan ini tetap condong negatif bagi Apexindo karena inti ceritanya tidak berubah dari rangkaian sebelumnya, yakni utang dolar ke kreditor sindikasi luar negeri yang tidak dibayar tunai, melainkan dilunasi dengan menyerahkan saham baru senilai Rp70,88…
8 Oktober 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi Apexindo karena inti ceritanya belum berubah sejak awal Oktober: perseroan tetap tidak membayar utangnya secara tunai dan memilih menyerahkan saham baru kepada krediturnya, HSBC. Yang tersentuh adalah jumlah saham beredar,…
5 Oktober 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi Apexindo karena inti ceritanya tidak berubah dari sebelumnya, yakni ketidakmampuan membayar utang dolar tepat waktu setelah fasilitas pinjamannya diperpanjang tiga kali berturut-turut, sampai akhirnya kreditor setuju menerima…
2 Oktober 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi Apexindo karena inti ceritanya adalah ketidakmampuan membayar utang jatuh tempo secara tunai setelah tiga kali perpanjangan tenor, sehingga kreditor asing akhirnya dibayar dengan saham baru dan pemegang saham lama menanggung…
30 September 2026Cenderung negatif
Ralat ini condong negatif bagi pemegang saham lama WSBP, sebab memastikan jumlah saham baru untuk mengubah utang menjadi modal ternyata lebih besar dari yang diumumkan sebelumnya, naik dari maksimal 33,71 miliar menjadi 33,83 miliar lembar saham seri C.…
23 September 2026Cenderung negatif
Laporan ini condong negatif bagi Apexindo, sebab konversi utang menjadi saham ini terjadi karena arus kas perusahaan tidak cukup untuk melunasi utang US$4,1 juta secara tunai, setelah tenggat pembayarannya diperpanjang tiga kali sejak Mei 2026. Yang tersentuh…
18 September 2026Netral
Laporan ini netral bagi ARKO karena informasinya baru sebatas angka pengurangan nilai obligasi, tanpa kepastian apakah bagian yang dikonversi berubah menjadi saham baru atau dilunasi tunai, sehingga arah dampaknya bagi pemegang saham belum bisa dipastikan.…
18 September 2026Cenderung positif
Laporan ini condong positif bagi ARKO karena utang berbunga dari obligasi hijau Seri B berkurang sekitar 13,4 persen, dari Rp3,23 miliar menjadi Rp2,8 miliar, di tengah sorotan atas kemampuan bayar perseroan setelah digugat PKPU oleh pemasok. Pos yang…
9 September 2026Cenderung negatif
Laporan perubahan ini tetap condong negatif bagi pemegang saham lama, karena inti transaksi yang dipertahankan dalam RUPSLB, yakni konversi utang dan suntikan tunai senilai lebih dari Rp1 triliun, akan membuat jumlah saham beredar MKNT membengkak hampir dua…