Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pembangkit listrik dengan total kapasitas 12,6 gigawatt di Indonesia masih menggunakan bahan bakar solar atau diesel. Temuan ini menjadi salah satu alasan pemerintah mempercepat program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 100 gigawatt-peak, yang diharapkan menekan konsumsi solar sekaligus mengurangi impor bahan bakar minyak.

Menurut Bahlil, kebutuhan solar untuk menggerakkan pembangkit berkapasitas 12,6 gigawatt tersebut mencapai 230 ribu hingga 250 ribu barel per hari. Program PLTS 100 gigawatt-peak resmi diluncurkan sekaligus dilakukan groundbreaking di Monumen Operasi Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026), dan terhubung secara daring dengan tiga lokasi lain, yaitu PLTS Terapung Gajah Mungkur di Wonogiri (Jawa Tengah), PLTS Desa Sembur di Batam (Kepulauan Riau), serta PLTS Pulau Rengit di Bangka Belitung.

Angka BPSNilai impor
25,9 miliar US$Juni 2026

Nilai barang yang dibeli Indonesia dari luar negeri. Naik 1,10 miliar US$ dibanding Mei 2026. Tertinggi dalam 30 bulan yang tercatat. Posisinya di atas rata-rata 12 bulan terakhir (21.363,0).

Januari 2024: 18,6 miliar US$Februari 2024: 18,5 miliar US$Maret 2024: 18,0 miliar US$April 2024: 17,0 miliar US$Mei 2024: 19,5 miliar US$Juni 2024: 18,5 miliar US$Juli 2024: 21,9 miliar US$Agustus 2024: 20,8 miliar US$September 2024: 19,0 miliar US$Oktober 2024: 22,1 miliar US$November 2024: 19,8 miliar US$Desember 2024: 21,5 miliar US$Januari 2025: 17,9 miliar US$Februari 2025: 18,8 miliar US$Maret 2025: 18,9 miliar US$April 2025: 20,5 miliar US$Mei 2025: 20,3 miliar US$Juni 2025: 19,3 miliar US$Juli 2025: 20,5 miliar US$Agustus 2025: 19,4 miliar US$September 2025: 20,5 miliar US$Oktober 2025: 21,8 miliar US$November 2025: 19,8 miliar US$Desember 2025: 23,8 miliar US$Januari 2026: 21,2 miliar US$Februari 2026: 20,9 miliar US$Maret 2026: 19,2 miliar US$April 2026: 25,2 miliar US$Mei 2026: 24,8 miliar US$Juni 2026: 25,9 miliar US$JanAprJulOktJanAprJulOktJanAprJun20242025202625.90916.994Juli 2025: 20,5 miliar US$Agustus 2025: 19,4 miliar US$September 2025: 20,5 miliar US$Oktober 2025: 21,8 miliar US$November 2025: 19,8 miliar US$Desember 2025: 23,8 miliar US$Januari 2026: 21,2 miliar US$Februari 2026: 20,9 miliar US$Maret 2026: 19,2 miliar US$April 2026: 25,2 miliar US$Mei 2026: 24,8 miliar US$Juni 2026: 25,9 miliar US$JulSepNovJanMarMeiJun2025202625.90919.206

Sumber: Badan Pusat Statistik, Nilai Impor. Diolah The Signal.

Bahlil menyebut pemanfaatan PLTS berkapasitas 1 gigawatt di Bali berpotensi menghemat konsumsi solar PLN sekitar 0,5 juta hingga 0,6 juta kiloliter. Proyek di Gilimanuk masuk dalam Program Fat Burning Bali yang dirancang mengganti pembangkit berbahan bakar BBM dengan pembangkit tenaga surya, terdiri dari PLTS berkapasitas 300 megawatt-peak dan baterai penyimpan energi (BESS) berkapasitas 1.000 megawatt-hour, di atas lahan sekitar 321 hektare.

Presiden Prabowo Subianto menyebut pembangunan PLTS 100 gigawatt-peak ini bukan sekadar proyek penambahan kapasitas pembangkit listrik semata.