BBSI: RUPSLB Gagal Kuorum, Perubahan Direksi Batal Dibahas
RUPSLB Krom Bank Indonesia batal membahas perubahan direksi, remunerasi, dan anggaran dasar karena kuorum kehadiran cuma 9,84 persen dari syarat minimal dua pertiga saham.
24 Agustus 2026Sumber: Keterbukaan Informasi IDX
Ilustrasi AI
PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 20 Agustus 2026, di Jakarta Design Center, Ruang Orchid 3, Jakarta Pusat. Rapat yang dibuka pukul 10.16 WIB itu hanya berlangsung dua menit dan ditutup pukul 10.18 WIB karena kuorum kehadiran tidak terpenuhi. Pemegang saham yang hadir atau diwakili, baik secara fisik maupun lewat sistem eASY.KSEI, hanya mewakili 361.507.048 saham atau 9,8377 persen dari total 3.674.723.301 saham dengan hak suara sah yang beredar. Angka ini jauh di bawah syarat kuorum dalam Anggaran Dasar Perseroan Pasal 11 ayat (1) huruf a butir 1, yang mewajibkan kehadiran lebih dari dua pertiga saham berhak suara.
Karena kuorum tidak tercapai, tiga agenda yang diajukan otomatis batal dibahas dan diputuskan: persetujuan perubahan susunan pengurus Perseroan, persetujuan perubahan remunerasi pengurus, dan persetujuan perubahan Anggaran Dasar. Perseroan tidak merinci di dalam ringkasan risalah ini apa isi perubahan yang diusulkan untuk ketiga agenda tersebut, karena rapat memang tidak sampai pada tahap pembahasan.
Dengan gagalnya RUPSLB, susunan direksi dan dewan komisaris Krom Bank tetap seperti sebelumnya, sama-sama menjabat sejak 5 November 2024 hingga 5 November 2027 periode pertama. Direksi terdiri dari Anton Hermawan sebagai Presiden Direktur, serta Alvin James Kurniawan, Wisaksana Djawi, Laniwati Tjandra, dan Tan Alie sebagai Direktur. Dewan Komisaris terdiri dari Dinno Indiano sebagai Presiden Komisaris, dengan Markus Sugiono dan Zainal Abidin menjabat sebagai Komisaris Independen. Ringkasan risalah ini dicatat oleh notaris Mohamad Fajri Mekka Putra dan disampaikan resmi ke OJK dan Bursa Efek Indonesia pada 24 Agustus 2026.
Penilaian arah di atas menyangkut fundamental emiten, bukan anjuran membeli atau menjual saham.
Foto ilustrasi dibuat dengan AI. Bukan dokumentasi peristiwa yang diberitakan.
Berita ini disusun redaksi The Signal dari keterbukaan informasi resmi yang disampaikan emiten ke Bursa Efek Indonesia. Catatan redaksi bersifat penjelasan, bukan rekomendasi investasi.
Ada yang ingin ditanyakan soal BBSI? Bot kami menjawab dari arsip The Signal, lengkap dengan tautan artikelnya.Tanya ke bot The Signal
Mau tahu arahnya, bukan cuma beritanya?Tiap malam hari kerja, satu tulisan yang menjawab ke mana ekonomi bergerak hari itu dan apa yang akan menentukan arahnya. Plus angka pembanding yang tidak ada di situs. Gratis.
Signal+
Ke mana ekonomi bergerak hari ini, dan apa artinya buat keputusanmu besok.
Dikirim tiap malam hari kerja setelah seluruh berita hari itu dibaca.
Formulir pendaftarannya membutuhkan
JavaScript; kalau tidak muncul, daftar langsung lewat halaman Buttondown
kami.