PT Adhi Karya (Persero) Tbk mendapat persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) yang digelar 6 Agustus 2026 untuk menunda pembayaran bunga Obligasi Berkelanjutan IV Adhi Karya Tahap I Tahun 2024 berkode ADHI04CN1. Tingkat bunga tetap 10,65 persen per tahun dan tanggal jatuh tempo obligasi tidak berubah, yaitu 9 Juli 2027. Yang berubah adalah jadwal pembayarannya: pembayaran bunga ke-9 yang semula jatuh pada 9 Oktober 2026 dan pembayaran ke-10 yang semula jatuh pada 9 Januari 2027, keduanya digeser menjadi 9 Juli 2027. Pembayaran ke-11 tetap pada 9 April 2027 dan pembayaran ke-12 tetap pada 9 Juli 2027, sesuai jadwal semula.

Dengan pergeseran ini, tiga kali kewajiban bunga plus pokok obligasi akan jatuh tempo bersamaan pada 9 Juli 2027. Bursa Efek Indonesia mengaitkan restrukturisasi ini dengan surat KSEI tertanggal 21 Agustus 2026 perihal penundaan pembayaran bunga ke-17 pada dua seri obligasi lain milik ADHI, yaitu Obligasi Berkelanjutan III Tahap III Tahun 2022 Seri B (ADHI03BCN3, nilai emisi Rp667,5 miliar, bunga 9 persen, jatuh tempo 24 Mei 2027) dan Seri C (ADHI03CCN3, nilai emisi Rp1,796 triliun, bunga 10,2 persen, jatuh tempo 24 Mei 2029). Penundaan pembayaran kupon seri B dan C itu sebelumnya memicu suspensi perdagangan saham ADHI oleh bursa.

Bursa dalam pengumumannya meminta semua pihak yang berkepentingan untuk terus memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perusahaan.