PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) mengumumkan pelaksanaan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) tahun 2026, menyusul persetujuan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Independen pada 16 Oktober 2026. Perseroan akan menerbitkan 502.866.937 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp200 per saham, sehingga total dana yang terkumpul dari penambahan modal ini sebesar Rp100,57 miliar. Seluruh saham baru ini akan diserap oleh dua pihak yang berafiliasi dengan Perseroan, yaitu PT Gratamulia Pratama dan Safire Capital Pte. Ltd.

Dengan penerbitan ini, jumlah saham BIPP yang beredar akan bertambah dari 5.028.669.376 lembar menjadi 5.531.536.313 lembar, atau naik sekitar 9 persen. Perseroan menjadwalkan distribusi saham baru pada 4 November 2026 dan pencatatannya di Bursa Efek Indonesia pada 5 November 2026. Karena transaksi ini melibatkan pihak terafiliasi, Perseroan merujuk pada Pasal 44B POJK No. 14/2019 yang mengecualikan skema PMTHMETD ini dari ketentuan transaksi afiliasi dan benturan kepentingan yang berlaku umum.

Perseroan menegaskan bahwa pelaksanaan transaksi ini tidak menyebabkan perubahan pengendalian di BIPP. Dana hasil penambahan modal, setelah dikurangi biaya, akan dipakai untuk memperkuat struktur permodalan serta memenuhi kebutuhan pendanaan dan modal kerja Perseroan maupun entitas anaknya, termasuk untuk belanja modal dan pengeluaran operasional guna mendukung pengembangan dan ekspansi usaha.